Kerugian Gempa Alor Ditaksir Capai Rp 40,8 M – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kerugian Gempa Alor Ditaksir Capai Rp 40,8 M

FAJAR.CO.ID, ALOR – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat kerusakan akibat gempa alor pada 4 November 2015 sebesar Rp49,8 Miliar.‎

Hal itu meliputi ‎sarana jalan, jembatan dan Irigasi  senilai Rp 40 Miliar; sarana perumahan (Rp 4 Miliar); sarana Pendidikan atau sekolah (Rp1,5 Miliar); Fasilitas Ibadah/gereja (Rp 750 juta)  serta bangunan Pemerintah/ perkantoran (Rp 3.5 Miliar)

“Data ini adalah data sementara dari kerusakan bangunan yang ada. Pendataan masih dilakukan. Jarak antar desa berjauhan dan aksesibilitas juga tidak mudah. Beberapa ruas jalan tertutup longsor,” Kata ‎Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (8/11).

Menurutnya, ‎wilayah terdampak meliputi lima kecamatan dan 18 desa di Kabupaten Alor dengan korban jiwa ‎mencapai tiga orang.

“Satu orang luka ringan di ‎Kecamatan Alor Timur Laut dan dua orang luka berat  Maritaing, Kecamatan Alor Timur serta Desa Subo, Kecamatan Alor Selatan,”‎ sebut Sutopo.

Selanjutnya, ‎884 unit rumah mengalami kerusakan yang tersebar lima kecamatan yaitu ‎Alor Timur sebanyak 735 unit,  Alor Timur Utara (10 unit), Lembur (4 unit), Alor Timur Laut (53 unit) dan Alor Selatan (82 unit).‎”Kerusakan terparah terjadi di Desa Maritaing, Kolana Selatan, Padang Panjang di Kec amatanAlor Timur dimana sebagian besar rumah rusak. ‎Selain itu ada 51 gedung sekolah, puskesmas, rumah ibadah dan perkantoran rusak,” jelas Sutopo.

‎Meski begitu, sambung dia, pihaknya mengaku‎ penanganan darurat dampak gempa bumi 6,2 SR di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur masih terus dilakukan hingga saat ini. ‎”‎‎Upaya penanganan darurat terus dilakukan. Tim Reaksi Cepat BNPB mendampingi BPBD Alor dan berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri dan unsur lainnya. Alat berat dan personil TNI dikerahkan membuka jalan,” tuturnya.

Lebih jauh, Sutopo menyatakan bahwa ‎kepala BNPB telah menyerahkan dana siap pakai senilai Rp250 juta untuk operasional darurat kepada BPBD Alor.

“BPBD Kab.Alor dan Polres Alor melakukan pendistribusian  kebutuhan logistik ke daerah yang terdampak. Kebutuhan mendesak saat ini adalah permakanan, air bersih, pelayanan kesehatan bagi pengungsi, bahan bangunan, MCK, susu, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya,” tandas dia. (hyt/JPG)‎

 

 

loading...
Click to comment
To Top