Komunitas Tuna Rungu Ingin Massedi Menang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Komunitas Tuna Rungu Ingin Massedi Menang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bulukumba Masykur Andi Sulthan dan Andi Edy Manaf (Massedi) mendapat dukungan dari kaum difable. Kali ini, para tuna rungu yang ada di Bulukumba menginginkan Massedi terpilih pada kontestasi pemilihan kepala daerah di Bumi Panrita Lopi.

“Kami kedatangan gelombang dukungan dari mereka kaum difable (tuna rungu) yang ada di Bulukumba. Kami sangat berterima kasih atas tambahan kekuatan ini. Insya Allah, harapan mereka pada kami bisa diwujudkan,” ujar Fahidin, juru bicara Massedi saat menerima dukungan di posko pemenangan Massedi, di Ujung Bulu, 10/11.

Menurut Fahidin, kaum difabel selama ini secara politik memang kurang mendapatkan perhatian yang semestinya. Keberadaan mereka sebagai subyek maupun obyek politik juga sangat lemah.

“Sebagai subyek politik, kaum difabel tidak pernah dilibatkan dalam setiap pengambilan kebijakan publik bahkan kebijakan yang secara langsung bekaitan dengan kehidupan mereka. Sementara sebagai obyek politik, isu tentang difabel tidak pernah menjadi mainstream agenda politik partai politik. Sehingga persoalan kaum difabel tidak pernah tersentuh oleh agenda politik para pengambil kebijakan,” katanya.

Fahidin berpandangan, isu difabel dalam kancah politik Indonesia masih belum begitu populer sebagaimana isu kelompok perempuan atau isu kaum minoritas lainnya. Padahal, lanjutnya, jika dicermati lebih dalam difabel sarat dengan persoalan sosial dan ekonomi.

“Keterbatasan akses kaum difabel terhadap layanan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, menyebabkan mereka menjadi kelompok rentan terhadap kemiskinan. Belum lagi persoalan stigma dan streotype negatif masyarakat terhadap keberadaan kaum difabel membuat mereka menjadi terpinggirkan secara sosial,” jelasnya.

“Pada akhirnya isu difabel tidak pernah masuk dalam proses pengambilan kebijakan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kita akan memastikan mereka sebagai subyek politik yang benar-benar menjalankan haknya sebagai warga negara untuk berpartisipasi dalam mewujudkan demokrasi,” pungkasnya. (rls/hrm)

To Top