Temanggung Segera Miliki Peradilan Layak Anak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Temanggung Segera Miliki Peradilan Layak Anak

TEMANGGUNG – Pengadilan Negeri Temanggung dalam waktu yang tidak terlalu lama akan membangun fasilitas peradilan yang layak buat anak. Hal itu segera terwujud setelah Pemerintah Kabupaten Temanggung yang diwakili oleh Bupati Temanggung menandatangani MoU dengan Ketua Pengadilan Negeri Temanggung, Bambang Miyanto, di PN Temanggung, Senin (9/11), disaksikan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Heri Swantoro.

Ketua PN Temanggung, Bambang Miyanto, yang ditemui seusai penandatanganan mengungkapkan sebenarnya PN Temanggung telah memulai membuat peradilan layak bagi anak, namun memang belum bisa seusai dengan ketentuan dalam perundangan.
“Kita sudah punya sel tahanan yang layak bagi anak, ruang sidang juga, namum memang semua fasilitas tersebut masih harus diperbaiki agar bisa lebih layak bagi anak,’’ katanya.
Ia menuturkan sangat berterima kasih kepada Pemkab yang telah berkomitmen bersama dengan pihaknya untuk membangun peradilan layak anak.
Semenatara itu Bupati Temanggung, Bambang Sukarno mengatakan pembangunan gedung peradilan anak tersebut mulai dianggarkan tahun 2016 melalui APBD. Untuk tahap pertama pemkab telah mengusulkan Rp500 juta.
“Tahap pertama dianggarkan Rp500 juta dan nanti bisa ditambah untuk tahapan selanjutnya,” katanya.
Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Heri Swantoro mengatakan seusai amanat UU Nomor 11 tahun 2012, memang peradilan anak yang sedang bermasalah dibedakan dengan peradilan warga pada umunya. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi Pemkab Temanggung yang telah mendorong percepatan pembangunan peradilan layak anak.
“Jumlah peradilan layak anak di Indonesia masih sangat sedikit. Untuk di Jawa Tengah saja mungkin Temanggung menjadi yang pertama kali,” katanya.
Dia menuturkan langkah ini sangat membuktikan bila Pemkab ingin mengayomi seluruh masyarakat Temanggung salah satunya anak-anak, dan berperan untuk memberikan suatu kemudahan bagi pencari keadilan dengan memberikan bantuan sarana.
“Jadi semua dikerjakan oleh pemda, artinya pihak Mahkamah Agung dalam hal ini PN Temanggung tetap independen, pemda memberikan bantuan dan akhirnya yang menikmati adalah pencari keadilan itu sendiri, yakni masyarakat temanggung khususnya anak-anak yang bermasalah hukum,” katanya.
Ia menuturkan peradilan anak sangat penting karena peradilan khusus, perlakuan khusus anak-anak itu oleh UU harus diberlakukan spesifik, tidak seperti orang dewasa.
“Sejak proses penyidikan, penuntutan hingga persidangannyapun harus ramah anak. Kemudian acaranya juga khusus, ancaman di bawah tujuh tahun harus dengan sidang hakim tunggal,” katanya. (din)

loading...
Click to comment
To Top