DASAR BEJAT! Sejak SD Hingga SMP Anak Ini Jadi Budak Seks Ayah Kandung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

DASAR BEJAT! Sejak SD Hingga SMP Anak Ini Jadi Budak Seks Ayah Kandung

FAJAR.CO.DI, MANADO — Malang benar nasib Bunga (nama samaran). Masa depan siswi SMP kelas 1 di Kota Kotamobagu, Sulut kelam. Kehormatan yang dimiliki Bunga direnggut paksa.

Yang menyedihkan, perenggut perawan kampung itu adalah ayah kandungnya sendiri. Selama dua tahun Bunga menjadi budak seks RT alias Romel (40). Perbuatan terkutuk itu baru terungkap sekira pukul 12.00 Wita, Selasa (10/11), kemarin setelah korban mengakui kepada ibunya.

Seperti dikutip dari Posko (Fajar.co.id Grup), pengakuan korban dihadapan petugas sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Kota Kotamobagu, perbuatan najis itu pertama kali dialami saat duduk di bangku Kelas V Sekolah Dasar (SD).

Setiap ada kesempatan selalu dilakukan hingga terakhir ia ditiduri tersangka Rabu (4/11) lalu. Korban mengaku tidak ingat lagi hari dan tanggal serta jam, pertama kali digauli tersangka yang tercatat pegawai honorer di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gogagoman.

Saat itu rumah sedang sepi, ibu korban sedang keluar Rumah. Korban yang lagi asyik bermain, tiba-tiba dipaksa ke dalam kamar.  Setengah mengancam RT membuka pakaian darah dagingnya sendiri.

Gadis berkulit sawo matang itu sempat melakukan perlawanan, tetapi semua upayanya sia-sia. Tanpa ada rasa kemanusiaan, tersangka membobol mahkota anak kandungnya sendiri.

[NEXT-FAJAR]

Setelah beraksi, lelaki berhati binatang itu, mengancam korban supaya tidak buka mulut jika tidak ingin disakiti. Takut ancaman Romel, korban memilih tutup mulut. Sikap diam diambil Bunga membuat tersangka ketagihan menjadikan anaknya budak seks. Terbukti setiap ada kesempatan, tersangka selalu minta jatah dan terakhir pekan kemarin.

Namanya barang busuk pasti terungkap ke permukaan. Beberapa hari lalu, ibu kandung korban curiga dengan perubahan sikap buah hatinya. Setelah diinterogasi, Bunga mengaku telah dijadikan ayah kandungnya budak seks sejak ia masih duduk di bangku SD. Tidak terima perbuatan Romel, kasus ini dilaporkan ke pihak berwajib.

Mendapat laporan, petugas Polsek Kotamobagu meringkus tersangka dan digiring ke Mapolsek. Terungkap dalam pemeriksaan, Romel mengakui semua perbuatannya.

Kapolsek Kotamobagu Kompol Efendy Tubagus membenarkan sudah terima laporannya.”Tersangka sudah diamankan untuk proses penyidikan lanjut,” tegas perwira dikenal akrab dengan kalangan wartawan itu, sembari menambahkan Romel diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (ham/JPG)

To Top