Evy Akui Beri Uang Rp 500 Juta ke Petinggi Kejagung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Evy Akui Beri Uang Rp 500 Juta ke Petinggi Kejagung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebuah potongan dokumen berisi keterangan bini muda Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, kepada penyidik KPK, bocor ke sejumlah media.

Dokumen membeber pengakuan Evy yang menerima informasi Otto Cornelis Kaligis, bahwa pengacaranya itu sudah menyerahkan Rp 500 juta ke Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Maruli Hutagalung.

Uang itu disebut untuk pengamanan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang ditangani kejaksaan agung. “Saya menyampaikan juga bahwa informasi dari OC Kaligis sudah diberikan yang Rp 500 juta kepada Maruli sebagai JAMPidsus Kejagung,” tutur Evy sebagaimana dikutip dari dokumen yang beredar di kalangan wartawan itu.

Namun saat dikonfirmasi awak media mengenai keterangannya tersebut, Evy enggan berbicara gamblang. Menurutnya, hal itu lebih tepat ditanyakan kepada Kaligis langsung. “Pak Kaligis yang lebih tau,” kata Evy singkat kepada wartawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/11).

Setelah terus didesak awak media, Evy akhirnya mengakui menitipkan uang Rp 500 juta kepada Kaligis untuk diberikan ke Maruli. Namun istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho itu mengklaim tak tahu apakah Kaligis sudah melaksanakannya atau belum. “Pak Kaligis lebih tau, masalah diberi atau enggak, saya gak tau,” ujarnya.

Evy pun berjanji akan membeberkan secara lebih detail di Pengadilan Tipikor. Rencananya, pekan depan dia  akan dihadirkan sebagai saksi dalam sidang untuk terdakwa kasus suap penanganan perkara di Kejaksaan Agung, Patrice Rio Capella. “Senin saja (dibeberkan), saya jadi saksi Senin,” pungkasnya sebelum masuk ke dalam mobil tahanan.

Ditemui terpisah, Kaligis bersikeras tak tahu menahu soal pemberian uang ke Maruli. Dia pun minta awak media tak lagi bertanya-tanya mengenai rumor tersebut. “Saya tidak tahu. Cover both side jangan paksa-paksa saya dong,” tegasnya. (dil/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top