Tim Pakar KPU Bontang Harusnya Dilaporkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Tim Pakar KPU Bontang Harusnya Dilaporkan

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Akhir-akhir ini, bicara Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) jadi sensitif. Salah sedikit, bisa berurusan dengan Panwaslu atau p

olisi. Karena, biasanya ada pasangan calon yang kebakaran jenggot. Padahal yang dikritik pemerintah. Bukan pasangan calon.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2 sempat dilaporkan ke Panwaslu. Pasalnya, pernyataannya soal SiLPA Kota Bontang yang mencapai Rp 1,3 triliun dalam empat terakhir dikutip media. Tingginya SiLPA tersebut terjadi karena pemerintah dianggap tidak becus melakukan perencanaan pembangunan.

Perihal SiLPA ini kembali mengemuka saat debat kandidat. Dua kandidat diminta mencabut pertanyaan lalu dibicarakan moderator. Dua pertanyaan yang disiapkan panelis atau tidak pakar menyinggung SiLPA. Dan itu live di media, baik televisi maupun radio.

“Makanya saya heran. Ini beberapa hari sudah saya tunggu-tunggu kabarnya tapi tidak ada yang dilaporkan,” ujar tim hukum pasangan nomor urut 2, Rostan, SH, Rabu, 11 November‎.

Menurut dia, kalau melihat situasi dilaporkannya salah satu tim pasangan nomor urut 2 di Panwaslu, seharusnya tim pakar KPU yang menyusun pertanyaan saat debat calon walikota juga dilaporkan. Karena, mereka membuat dua pertanyaan yang membuat kandidat Walikota harus menyinggung soal SiLPA. Bahkan pertanyaan dan pernyataan itu live di media sehingga tersebar secara luas.

“Tapi saya tunggu-tunggu kabarnya koq nda ada laporan yah? Atau jangan-jangan tim hukumnya sedang off atau di luar area,” kata alumni Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

loading...
Click to comment
To Top