Alun-alun Kudus Dipoles Jadi Taman Bunga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Alun-alun Kudus Dipoles Jadi Taman Bunga

KUDUS, RAJA – Pemerintah Kabupaten Kudus terus melakukan penataan wajah kota. Salah satunya, adalah alun-alun Simpang Tujuh Kudus dipoles agar lebih cantik lagi. Untuk penataan alun-alun, pemkab telah menyiapkan anggaran Rp985 juta.

Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kudus Sumiyatun mengatakan, untuk pengerjaan proyek penataan alun-alun, sudah dimulai akhir bulan kemarin dan diperkirakan selesai awal desember 2015. Anggaran untuk memoles alun-alun ini diambilkan dari APBD Perubahan 2015.

“Kami telah menyiapkan Rp985 juta untuk menata kawasan Simpang Tujuh. Sebelum akhir tahun sudah selesai, masyarakat Kudus sudah dapat menikmatinya saat tahun baru,”  ujar Sumiyatun SH, Plt Kepala Dinas Ciptakataru, di sela-sela meninjau proyek di alun-alun simpang tujuh.

Dijelaskan, rancangan untuk mengubah wajah baru Simpang Tujuh adalah pembongkaran paving. Paving akan diganti dengan batu granit candi. Selain itu, juga ditambahkan batu alam mozaik yang juga digunakan untuk melingkari Simpang Tujuh.

Selain itu juga, akan dilakukan penanaman kembali beberapa pepohonan di kawasan alun-alun. Hal itu agar kawasan Simpang Tujuh lebih asri. Begitu pula dengan tempat duduk, yang tahun ini juga ditaruh di beberapa titik bagian utara simpang.

“Tiang bendera juga bakal kami geser sekitar enam meter ke arah selatan. Hal itu dilakukan, karena kami juga menaruh tampat upacara yang tidak dari tanah Jadi seperti di istana negara,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, alun-alun Simpang Tujuh Kudus yang memiliki luas 7.166 meter nantinya bakal dijadikan multi fungsi. Yakni sebagai rekreasi, edukasi dan jogging track untuk olahraga serta track dengan batu-batu kerikil untuk jalan sehat. Guna memperindah juga bakal ditanam aneka bunga. Misalnya bunga soca warna-warni, bunga lantahan, walisongo, bougenvile dan lainnya.

Namun satu yang tidak jadi ditanam adalah bunga kana lorek karena terlihat kurang indah. Dibagian pojok selatan akan dibuatkan tulisan besar simpang tujuh agar warga luar kudus tahu kalau kota kudus juga tertata bagus dan indah. Disamping tulisan akan dipasang lampu aneka warna sehingga saat malam seperti pelangi.

“Jadi kalau ada warga yang ingin selfie-selfie bisa mengambil posisi di sini. Jarak jangkau foto bisa lebih jauh juga kalau ingin foto bersama rombongan,” guraunya.

Sedangkan apabila digunakan sebagai pameran, maka panggung acara dihadapkan ke arah timur. Sehingga taman yang berada di sisi timur dan utara seperti merupakan pagar hidup.

“Biarpun ada taman sekarang, alun-alun masih tetap bisa digunakan untuk ekspo,” tandasnya.

Sementara itu, Rochim, Direktur CV Beje, rekanan yang mengerjakan proyek itu mengaku bila pada tanggal 10 Desember mendatang pekerjaan harus sudah selesai semua. Sebab pada tanggal 19 Desember alun-alun akan digunakan ormas keagamaan.

“Sebenarnya SPK (surat perintah kerja) kita sampai tanggal 27 Desember. Tapi kita sanggup untuk awal Desember. Sekarang saja sudah berjalan 60 persen,” ujar Rochim di sela-sela mendampingi Sumiyatun.

“Sekarang kita kerjakan yang besar-besar dulu seperti tempat-tempat bunga dan landasan podium tamu upacara. Sebab proyek ini terdiri dari 13 item. Mulai dari jogging track, lampu penerang, tulisan, track batu dan lainnya. Kita dahulukan bangunan yang agak berat untuk mengejar musim hujan yang selalu datang sore hari,” imbuhnya. (sf)

loading...
Click to comment
To Top