Dapat SMS Mesra, Suami Cemburu Langsung Palu Bibir Istri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Dapat SMS Mesra, Suami Cemburu Langsung Palu Bibir Istri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Muslimin (41) warga Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan pihak berwjib terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Karena terbakar api cemburu, Muslimin menganiaya istrinya, Istiqomah (32).

Kasatreskrim Polres Kediri AKP M Aldy Sulaeman menerangkan, kejadian nahas itu terjadi Senin (9/11) sekitar pukul 18.30. Bermula saat Muslimin pulang kerja, tanpa sengaja membacashort message service (SMS) mesra Istiqomah dengan seorang pria.

Cemburu, dia bermaksud mengonfirmasikan dengan bertanya kepada isterinya. Karena tidak juga mengaku, akhirnya terjadi cekcok mulut antara keduanya. Kecewa mendengar jawaban istrinya, Muslimin langsung kalap. Dia lantas mengambil sebilah balok kayu dan menghadiahi kepada istrinya.

“Tersangka langsung memukul korban dengan balok kayu berulang kali,” terang Aldy seperti yang dikutip Radar Kediri (Fajar.co.id Group).

Mendapat perlakuan itu, Istiqomah hanya mampu berlindung dengan kedua tangannya. Tidak puas, ia lantas menyeret isterinya ke kamar.

Tersangka kemudian ke dapur dan mengambil palu. Setelah itu, kembali ke kamar dan memukul bibir istrinya dengan palu hingga kedua gigi atas isterinya patah.

Akibat tindakan tersangka, Istiqomah harus menjalani rawat inap di RS Arga Husada Ngadiluwih. Istiqomah mengalami luka memar pada kedua lengan, lebam di pipi, dua gigi lepas, dan luka jahitan dikepa sebanyak 3 jahitan.

Setelah melakukan pemukulan itu, Muslimin langsung kabur dan akhirnya berhasil ditangkap petugas selasa (10/11) malam. “Kini korban masih opname di rumah sakit,” ungkap Aldy.

[NEXT-FAJAR]

Ketika ditemui kemarin di aula Polres Kediri, Muslimin yang juga buruh giling tebu itu mengaku cemburu melihat SMS yang bernada mesra di HP milik istrinya. “Dia selingkuh mas, saya kecewa,” keluh Muslimin.

Kini Muslimin harus mendekam di balik jeruji besi Polres Kediri. Perbuatannya dijerat dengan pasal 44 Ayat 1,2,4 UU No 23 Tahun 2004 tentang Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (fiz/c1/dea/hsn/JPG)

To Top