Ducati Ingin Bajak Casey Stoner dari Honda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Sport

Ducati Ingin Bajak Casey Stoner dari Honda

FAJAR.CO.ID – Isu Casey Stoner bakal terjun lagi ke arena balap MotoGP terus berhembus. Kemarin kabar yang mengejutkan datang dari Ducati. Rider Australia itu sedang dirayu untuk menjadi pembalap uji skuad Italia tersebut dan ditawari kesempatan untuk membalap dengan akses wildcard.

Penawaran tersebut langsung diungkapkan Ducati Sporting Director Paolo Ciabatti di Valencia. Saat ini pihaknya terus menjalin kontak dengan rider Australia tersebut dan menawarinya peran penting dalam pengembangan Desmosedici GP 16.

Namun Stoner masih terikat kontrak dengan Honda sampai akhir musim ini. Perannya adalah pembalap uji. Karena itu tawaran telah diajukan jauh-jauh hari agar peluang tersebut tidak disambar pihak lain.

“Casey adalah pahlawan bagi Ducati, dia memenangi banyak balapan GP dan merebut juara dunia pada 2007,” ucap Ciabatti. Meski pindah ke Honda pada 2011, lanjutnya, tapi namanya tetap ada di hati para fans Ducati dan punya hubungan baik dengan banyak orang di Tim Merah tersebut.

Karena itu Ciabatti berharap kerjasama yang pernah terjalin itu bisa kembali disambung. “Mari kita lihat bagaimana masa depan akan membawa niat kami. Tapi jika kesempatan untuk kembali bekerja sama dengan Casey itu ada, dengan senang hati kami akan menyambutnya,” yakinnya dilansir Crash.

Spekulasi kemungkinan reuni antara Stoner dan Ducati muncul bulan lalu. Penyebabnya adalah hubungannya dengan Honda yang terus memburuk.

Awal tahun ini Stoner sempat menawarkan diri untuk menggantikan posisi Dani Pedrosa yang menjalani operasi cedera otot lengan bawah (arm pump). Tapi Honda menolaknya dan memilih Hiroshi Aoyama. Juli lalu Honda menurunkan Stoner di ajang Suzuka 8 Hours namun mengalami kecelakaan parah di tengah balapan.

Stoner kemudian menyatakan gas macet di saat menikung mengakibatkan kecelakaan tersebut. Awalnya, Honda menyebut kecelakaan itu akibat kesalahan pembalap, tapi tak lama kemudian dicabut dan menyebut penyebabnya adalah kesalahan teknis. (cak/jpnn)

To Top