Gubernur Ini Pamitan dan Minta Maaf – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Gubernur Ini Pamitan dan Minta Maaf

FAJAR.CO.ID, BENGKULU – Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah sudah menyampaikan kata-kata pamitan saat mengikuti apel di Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu, kemarin (11/11).

Menariknya, orang nomor satu di Provinsi Bengkulu ini tidak mengambil alih memimpin apel, melainkan tegak dibarisan pejabat eselon III di lingkungan Dishub layaknya sebagai peserta biasa. Sedangkan apel sendiri dipimpin Sekretaris Dishubkominfo, Sanuludin.

Hanya saja saat diberi kesempatan menyampaikan amanat , Gubernur memberikan pengarahannya sekaligus pamit karena masa jabatannya hanya tinggal beberapa hari lagi, tepatnya 29 November ini.

“Saya mengucapkan permohonan maaf karena ada beberapa  program belum tercapai. Selain itu saya  juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pejabat, karyawan dan karyawati dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Provinsi Bengkulu ini atas dukungannya selama ini,” ucap Junaidi.

Ia berharap, silahturahmi yang sudah berjalan selama ini agar tetap terjaga, baik secara kedinasan maupun secara kekeluargaan.

Selain itu, Junaidi juga berharap banyak kepada siapapun yang akan menggantikan dirinya sebagai gubernur Bengkulu, agar dapat melanjutkan program yang selama ini sudah ia mulai.

Sejumlah program itu adalah pelurusan jalan Bengkulu-Lubuklinggau, pembangunan rel kereta api, pembangunan jalan dua jalur Pagar Dewa-Pelabuhan Pulau Baai, menjadikan Mess Pemda sebagai hotel berbintang, manjadikan Embarkasi Antara Bengkulu menjadi embarkasi penuh, menurunkan angka kemiskinan, meningkatan sarana dan prasarana serta mutu pendidikan, serta sejumlah program strategis dan pro masyarakat lainnya.

[NEXT-FAJAR]

“Siapapun gubernurnya nanti, saya berharap program saya itu bisa dilanjutkan untuk mewujdukan pembangunan di Provinsi Bengkulu berkelanjutan,” harapnya.

Selain itu, Junaidi juga berpesan kepada kuasa pengguna anggaran atau para kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk tidak ragu-ragu atau takut dalam mengambil kebijakan, asalkan kebijakan tersebut berkaitan dengan kepentingan rakyat.

Karena Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar para pengambil kebijakan tidak perlu takut karena tidak akan terjerat kasus bila kebijakan yang diambilnya murni untuk kepentingan masyarakat, daerah, dan negara. (400/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top