Kapal Pengangkut 10 Ton BBM Ilegal di Kepri Diamankan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Kapal Pengangkut 10 Ton BBM Ilegal di Kepri Diamankan

FAJAR.CO.ID, KEPRI – Polisi Perairan Polda Kepulauan Riau mengamankan satu unit speed boat bermuatan 10 ribu liter atau 10 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis premium tanpa dilengkapi dokumen lengkap, Senin (9/11) pukul 22.00 WIB. Penangkapan berlangsung saat patroli rutin di Perairan Pulau Buru Kabupaten Karimun.

Direktur Polair Polda Kepri Kombes Pol Hero Hendrianto Bakhtiar mengatakan, saat patroli polisi memergoki dan memeriksa satu unit kapal tanpa nama. Setelah dilakukan pemeriksakan diketahui kapal tersebut dinakhodai RA warga Pulau Buru Kabupaten Karimun.

Kepada polisi RA mengakui kapal yang dibawanya merupakan milik pribadi. Rencananya BBM akan dijual menuju Pulau Buru. Kapal yang mengangkut 10 ton premium ini berangkat dari Out Port Limited (OPL) barat laut, perbatasan dengan Singapura menuju Pulau Buru.

RA mengaku membeli BBM jenis premium dengan harga 700 dollar Singapura per tonnya dan akan dijual dengan harga Rp 260 ribu per jerikennya. “Modusnya dia beli di daerah OPL lalu dijual di kampungnya di Pulau Buru,” ujar Hero kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (11/11) siang.

RA kini sudah dibawa ke Markas Polair Polda Kepri di wilayah Sekupang, Kota Batam. Saat penangkapan, polisi tidak mengalami kendala serius. “Tidak ada perlawanan saat kita amankan,” jelas Hero.

Atas perbuatannya, RA dinyatakan telah melanggar Pasal 53 huruf b dan d Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi subsider Pasal 480 Ke 1 KUH Pidana. Tersangka terancam hukuman maksimal empat tahun penjara dan denda maksimal Rp 40 miliar. (cr17/hsn/JPG)

loading...
Click to comment
To Top