Kasus HIV AIDS di Jombang dalam Status Mengkhawatirkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Kasus HIV AIDS di Jombang dalam Status Mengkhawatirkan

FAJAR.CO.ID, JOMBANG – Penyakit menular AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dan HIV (Human Immunodeficiency Virus) di wilayah Kabupaten Jombang bisa dikatakan dalam status mengkhawatirkan.

Informasi ini diperoleh dari Data Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menyebutkan jika jumlah penderita AIDS/HIV hingga pertengahan tahun 2015 ini sekitar 42 pasien. Dari jumlah tersebut, 4 pasien merupakan eks PSK (Pekerja Seks Komersial lokalisasi Dolly, di Surabaya.

“Dari data tercatat semenjak tahun 1999 hingga sekarang ini jumlah penderita HIV/AIDS berjumlah sekitar 762 penderita. Dari data tersebut terdiri dari 453 pria dan 309 wanita, dan sekitar 392 orang telah meregang nyawa. Mereka yang mengidap penyakit ini berusia diantara 25 hingga 49 tahun,”jelas Haryo Purnomo Kepala Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Jombang pada Minggu (9/08/15).

Perincian jumlah penderita HIV/AIDS tersebut sebagai berikut pada tahun 2010 ada sekitar 62 pasien, tahun 2011 ada 82 pasien, tahun 2012 terdata 105 pasien, tahun 2013 terdapat sekitar 157 penderita, kemudian untuk tahun 2014 diketahui ada 140 pasien. Sedangkan untuk tahun ini terdata 42 penderita yang terdiri dari 26 pria dan 16 wanita.” ungkap Haryo kepada Radar Jombang (Jawa Pos Group).

Dari jumlah keseluruhan 762 pasien di Jombang tersebut, sekitar 370 penderita masih hidup dan menjalani serangkaian perawatan medis di RSUD Jombang.

“Faktor utama dari penularan virus HIV/AIDS di wilayah jombang rata-rata bersumber dari para PSK. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah pasien. Mereka mengatakan jika telah melakukan hubungan seksual dengan para PSK dan kemudian terkena penyakit tersebut,” kata Haryo.

Dari keseluruhan penderita penyakit HIV/AIDS meliputi usia produktif sekitar 90% dan non-produktif kira – kira 10% (usia di atas 50 tahun). “Jelas mengetahui fakta ini betul – betul membuat hati menjadi miris, sehingga diharapkan semua pihak benar – benar serius untuk memberantas penyakit masyarakat yang bisa menularkan HIV/AIDS,” kata Haryo.

loading...
Click to comment
To Top