Ngaku Anggota TNI, Satpam Pelabuhan Tanjung Emas Ditangkap Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ngaku Anggota TNI, Satpam Pelabuhan Tanjung Emas Ditangkap Polisi

SALATIGA, RAJA – Ngaku anggota TNI dan nekat menjambret kenalan barunya, Ahmad Munib alias Anieb Ardiansyah (33) warga Dusun Sengkrik RT 02 RW 05, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang akhirnya dibekuk jajaran Unit Reskrim Polres Salatiga. Kini, tersangka yang bekerja sebagai Satpam Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang meringkuk di sel tahanan Polres Salatiga.

Tersangka ditangkap petugas karena menjambret kalung emas seberat 5 gram milik Nilovanayu Sitoresmi (20) warga Walikukun Wetan RT 02 RW 04, Kelurahan Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Saat itu, korban yang datang ke Salatiga untuk bertemu pelaku di terminal bis Tingkir.

Pengakuan pelaku, dirinya kenal dengan korban melalui facebook (FB) dan pelaku mengaku sebagai anggota TNI yang berdinas di Solo. Dari kenalan ini, akhirnya dua makluk lain jenis ini sepakat untuk bertemu. Korban dari Ngawi sengaja datang ke Salatiga arena menuruti ajakan kencan pelaku. Keduanya lalu bertemu di terminal Tingkir. “Setelah kami berdua ketemu di terminal Tingkir, lalu korban saya ajak nongkrong di teras showroom mobil dekat terminal. Korban pun mau menuruti ajakan ini dan kami nongkrong hingga subuh. Saat korban nampak ngantuk dan kesempatan ini saya gunakan untuk merampas kalung emas yang dipakainya. Berhasil merampas kalung, saya langsuung kabur dengan naik motor Yamaha Jupiter,” kata Anieb kepada Rakyat Jateng dalam gelar perkara di Polres Salatiga, Selasa (10/11) kemarin.

Wakapolres Salatiga Kompol Iwan Irmawan SIK mengatakan, pelaku yang kesehariannya sebagai Satpam pelabuhan di Semarang iitu saat kenalan di FB mengaku sebagai anggota TNI yang dinas di Solo. Dari kenalan ini, korban terpikat dan saat diajak kencan langsung menuruti. Bahkan, korban mau saja saat disuruh datang ke Salatiga untuk ketemu pelaku. “Akibat ulahnya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang penjambretan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan petugas, seragam satpam, sepasang sepatu dan motor Yamaha Jupiter nopol H 4138 YL milik pelaku,” tandas Kompol Iwan Irmawan didampingi Kasat Reskrim AKP M Zazid dan Kasubag Humas AKP Djoko Lelono di Polres Salatiga, Selasa (10/11). (hes)

loading...
Click to comment
To Top