Ribuan Buruh Geruduk Pendopo Demak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ribuan Buruh Geruduk Pendopo Demak

DEMAK, RAJA – Lagi-lagi ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak (Gebrak) turun ke jalan untuk melakukan aksi lanjutan menuntut UMK Demak Tahun 2016 sebesar Rp2.020.000, Rabu (11/11).

Aksi buruh dari sejumlah elemen serikat pekerja kali ini ribuan buruh melakukan longmarch mulai Pantura Sayung hingga menggeruduk kantor Bupati Demak untuk menyampaikan aspirasinya. Akibat aksi ini, sepanjang Jalur Pantura yang dilalui konvoi buruh tersendat dan terjadi antrean kendaraan cukup panjang. Tidak itu saja, akses keluar masuk Pendopo Demak pun ditutup total dengan penjagaan ratusan anggota dari Polres Demak dan Satpol PP.

“Kami datang ke sini karena bupati telah mendzolimi buruh Demak. Usulan UMK Demak tahun 2016 kepada Gubernur Jateng sebesar Rp1.630.000, jumlah segitu sangat menyakiti buruh,” kata Jangkar Puspito, Koordinator Gebrak, saat orasi di hadapan ribuan buruh.

Jangkar juga meminta kepada Gubernur Jateng dan Bupati Demak untuk merevisi segera jumlah usulan UMK yang telah diajukan ke Gubernur Jawa Tengah itu.

“Usulan UMK oleh Bupati harus segera direvisi. Sekali lagi direvisi. Idealnya UMK Demak Rp2.020.000,” tegas Jangkar.

Jangkar juga menambahkan, Pemerintah seharusnya mengusulkan UMK Demak tahun 2016 sesuai tuntutan buruh, apalagi 30 persen buruh Demak menggantungkan hidupnya dari upah yang mereka terima setiap bulannya.

“Pemerintah semestinya lebih manusiawi. Kalau gaji buruh naik, tentunya juga dapat menambah PAD, karena pajak penghasilan buruh juga masuk ke kas daerah,” imbuhnya

“Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi, ,aka kami akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa dua kali lipat dari aksi hari ini,” ancam Jangkar.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Demak, Bambang Saptoro yang menemui massa buruh, berjanji akan menyampaikan aspirasi buruh kepada bupati. Pada prinsipnya ,pemerintah akan melindungi kepentingan kedua belah pihak baik pengusaha maupun buruh atau pekerja, apalagi sudah ada 700 buruh Demak yang dirumahkan dan diberhentikan dari perusahaan.

“Kami minta waktu 1 – 2 hari. Nanti kita akan bicarakan bersama dengan dewan pengupahan dan serikat buruh. Jangan ragu, pemerintah akan memperjuangkan upah yang terbaik,” kata Bambang.

Dari pantauan Rakyat Jateng, berlangsungnya aksi buruh Demak kali ini, Polres Demak menerjunkan anggotanya sebanyak 250 personel  yang ditugaskan untuk mengawal aksi buruh itu hingga selesai

“Untuk Pam pada aksi buruh ini, kami menerjunkan 250 anggota polisi untuk mengawal kawan-kawan dari aliansi buruh itu hingga selesai. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami ingin Demak kondusif, ” tutur Kapolres Demak AKBP HeruSutopo,SIK yang ikut mengawal aksi buruh. (fiz)

loading...
Click to comment
To Top