Selama Hidup Uskup Agung Johannes Dikenal Sederhana – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Selama Hidup Uskup Agung Johannes Dikenal Sederhana

SEMARANG – Uskup Agung Semarang Mgr Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta meninggal dunia Selasa (10/11) pukul 23.35 WIB di Rumah Sakit Elizabeth Kota Semarang pada usia 66 tahun. Dia meninngal setelah dua bulan terakhir dirawat di rumah sakit karena penyakit kanker paru-paru.

“Kauskup mengidap kanker paru-paru, kemudian pada tahap-tahap akhir mengalami gangguan ginjal,” ujar Kepala Gereja Katedral Sub Tutela Matris Semarang, Romo Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi, Rabu (11/11).
Menurut Romo Aloysius, meninggalnya Romo Johannes merupakan duka bagi Keuskupan Semarang. Namun dia menambahkan Romo Johannes seperti sudah mempersiapkan segalanya.
“Berkaitan wafatnya Bapak MGR tentu merupakan duka cita bagi, tapi tentu sudah dipersiapkan oleh Monsinyur, ketika saat pengobatan sakit mansinyur berserah diri mengikuti apa instruksi dan saran tim medis. Beliau tidak memaksakan diri hingga semua berjalan dengan baik dan peristiwa dipanggilnya Mansinyur juga berjalan dengan tenang ditutup dengan doa dan nyanyian,” ujarnya.
Romo Aloysius juga bercerita dalam penggembalaannya dia dikenal demokratis tidak terlalu birokratis dan merakyat. “Tidak ada batasan terhadap sesama, bahkan beliau sangat dekat dengan orang-orang sederhana,” tambahnya.
Romo Aloysius pernah punya pengalaman bersama mendiang Romo Johannes saat mendampingi pengungsi bencana Gunung Sinabung 2014 lalu. Pengalamannya ketika Romo Johannes menjabat sebagai Vikaris Jendral mendampingi para pengungsi, mereka merelokasi pengungsi sampai Lampung dan Palembang. Saat itu Kauskup juga mengawal pengungsi lewat jalur darat.
Mengenai kekosongan tahta pada uskup, kepimpinan kauskup Semarang akan bertemu dengan administrator keuskupan. Menurut Romo Aloysius pertemuan belum bisa dilakukan karena menunggu proses pemakaman. Kemudian setelah pemakaman akan dilakukan pertemuan keuskupan menentukan administrator keuskupan.
Ada pula mantan Walikota Semarang Soemarmo Hadi Saputro turut datang melayat ke Gereja Katedral. Kepada Rakyat Jateng Soemarmo mengatakan ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Uskup Agung Johannes.
“Romo Jo ini tokoh agama terutama bagi umat Katholik selayaknya wajib menghormati kepulangan beliau,” ujarnya.
Menurutnya, Romo Jo semasa hidup pribadi yang sangat sederhana. Ketika memberikan nasihat pada orang-orang juga sangat simpel, memotivasi kepada seseorang sangat mengena.
“Saya pernah bercerita kepada beliau bahwa saya akan maju mencalonkan diri kembali menjadi Walikota, beliau mendukung kemudian memberikan motivasi kepada saya, motivasi-motivasi yang beliau berikan sangat mengena di hati saya,” tambahnya.
Rencananya, Kauskup Johannes Pujasumarta akan disemayamkan di Katedral sampai besok pagi. Kamis petang pukul 18.00 Gereja Katedral Semarang melaksanakan misa. Kemudian jenazah diberangkatkan ke Seminari Tinggi St. Paulus di Jogjakarta untuk disemayamkan. (irfan)

Click to comment
To Top