Ketua Golkar Bontang: Logo Golkar di Alat Peraga Ilegal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Ketua Golkar Bontang: Logo Golkar di Alat Peraga Ilegal

FAJAR.CO.ID, BONTANG — Alat peraga kampanye (APK) pasangan nomor urut 1 yang mencantumkan logo Partai Golkar adalah ilegal. Pasalnya, dukungan sah Partai Golkar adalah pasangan nomor urut 2, Bunda Neni-Basri Rase. Bukan pasangan nomor urut 1.

“Alat peraga kampanye pasangan nomor urut 1 yang mencantumkan logo Partai Golkar itu illegal. Tanpa kami minta, seharusnya itu ditertibkan,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Bontang,  M Arhan, saat jumpa pers di Bontang Kuring, siang tadi.

(Baca: Warga Bontang Tolak Pemimpin Pembohong, Korup, dan Nepotisme)

(Baca: Bontang Butuh pemimpin Peduli)

(Baca: Besar Peluang Menang, Golkar hanya Dukung Neni-Basri)

Sebab, lanjutnya, pencantuman logo Golkar itu menyesatkan. Dukungan Golkar yang sah adalah yang dikeluarkan DPP Partai Golkar. Dukungan itu diberikan kepada kader Golkar, Neni Sofyan Hasdam.

Keputusan mendukung Neni Sofyan Hasdam yang berpasangan Basri Rase itu tertuang dalam surat DPP Partai Golkar nomor: R-320/GOLKAR/VIII/2015. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPD Golkar Bontang itu dan ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan Sekjen Idrus Marham memutuskan memberikan dukungan pada dr Hj Neni Moerniaeni Sp.OG dan Basri Rase.

(Baca: Sesepuh “Golkar” Bontang Turun Gunung)

(Baca: Tukang Jahit Komit Dukung Nebas)

(Baca: Soal Pengangguran, Ini Solusi Bunda Neni)

[NEXT-FAJAR]

Berdasarkan keputusan tersebut, DPP memerintahkan DPD Golkar Bontang menindaklanjuti keputusan tersebut sesuai ketentuan organisasi dan perundang-undangan yang berlaku. Pada poin 2, DPD Golkar Bontang diminta membentuk tim pemenangan pasangan Neni-Basri sesuai dengan Juklak-1/DPP/GOLKAR/II/2015.

DPP juga memerintahkan DPD Golkar Bontang melakukan sosialisasi kepada seluruh anggota, kader, dan fungsionaris Partai Golkar Bontang terhadap pasangan calon yang didukung Partai Golkar. “Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran pengurus/fungsionaris/kader dan anggota Partai Golkar. Segala tindakan yang bertentangan dengan surat ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku,” tulis DPP dalam suratnya tersebut.

“Saya mengimbau semua jajaran Partai Golkar Kota Bontang untuk taat pada keputusan DPP untuk membesarkan partai, bukan malah mengerdilkan partai,” imbau Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Bontang Barat, Abdul Rauf dua pimpinan kecamatan lainnya yang hadir, Thamrin (Pimcam Bontang Selatan) dan Pimcam Golkar Bontang Utara, Edi. (rls/ysd)

loading...
Click to comment
To Top