Praktiknya di Salon, Obat Suntik Penis Ternyata Minyak Rambut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Interest

Praktiknya di Salon, Obat Suntik Penis Ternyata Minyak Rambut

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Jangan coba-coba lakukan suntik penis jika tidak mendapat anjuran dari dokter ahli. Selain bisa membuat penis bengkak tak karuan karena infeksi, obat suntik yang digunakan juga bisa saja asal-asalan.

Nasib apes ini dialami puluhan pria di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Setelah kelamin mereka dioperasi, ternyata bahan kimia yang disuntikkan masuk ke dalam alat kelamin mereka adalah minyak rambut. Minyak yang kerap diuganakn mempergagah kepala atas, bukan kepala “bawah”.

“Pasien-pasien yang datang mengaku alat kelaminnya disuntikkan sebuah cairan. Setelah dibedah, ditemukan fakta yang mencengangkan. Alat kelamin korban disuntikkan oleh minyak rambut tertentu,” kata dokter spesialis bedah di RSUD Andi Makassau Parepare, dr Mahyudin Rasyid, Jumat 13 November 2015.

(Baca: Itunya Membesar Seukuran Botol Air Mineral, Istri Malah Ketakutan dan Minta Cerai) 

Pria yang akrab disapa dr Yudi ini menjelaskan–mengutip keterangan para pasiennya, para pria yang ingin gagah-gagahan dengan penis besar tersebut melakukan suntik penis di sejumlah salon. Yang menyuntik adalah pekerja di salon yang banyak mengaku sebagai ahli kecantikan.

Menurutnya, saat ini pembesaran alat kelamin oleh pria tengah marak di Kota Parepare. Tren ini cepat menyebar ke sejumlah kaum adam. Namun tren ini membawa petaka. Rata-rata alat kelamin yang sudah disuntik akhirnya mengalami infeksi.

[NEXT-FAJAR]

“Sudah ada 20 warga berjenis kelamin pria yang datang berobat karena alat kelaminnya mengalami infeksi pembengkakan. Infeksi terjadi akibat adanya cairan yang disuntikkan ke dalam alat kelamin pria dengan tujuan memperbesar alat vital,” katanya.

(Baca: Ingin gagah dengan penis besar 20 pria ini malah tiduri meja operasi)  

Apesnya lagi, ukuran penis para korban ini membesar dengan bentuk tidak keruan. Membesar hanya di tempat tertentu. Membesarnya juga sampai seukuran botol air mineral ukuran 600 ml. Alih-alih ingin memperbesar alat kelamin untuk memuaskan pasangan, rupanya mereka harus menderita karena infeksi. Alat kelamin mereka sekarang tak bisa digunakan berhubungan suami istri. Bahkan, beberapa di antara pria itu mengaku sudah ditinggal pergi dan dimintai cerai oleh istri.

“Cairan asing yang masuk ke dalam alat kelamin itu lama kelamaan membeku lalu menjadi karet. Inilah yang menyumbat aliran darah sehingga terjadi infeksi. Karena besar banyak yang cerai dengan istrinya,” jelasnya. (syahrulfahmi/ysd)

To Top