Rayakan HUT ke-39, KKSS Santuni Anak Yatim dan Duafa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Rayakan HUT ke-39, KKSS Santuni Anak Yatim dan Duafa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – HUT 39 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), yang jatuh pada 12 November, dirayakan dengan menyantuni anak yatim dan kaum duafa di kawasan Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, tepatnya di yayasan Alittihadiyah, pimpinan Drs. H. Mabrur Abduh.

Kemarin siang (12/11) Ketua Umum Badan Pengurus Pusat KKSS HM Sattar Taba didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat KKSS Jakarta Utara di antaranya H. Jaya Lupu, H. Bustamin dan H. Andi Hasan, Ketua Pelra Sudirman serta Wakil Sekjen KKSS Nur Amin SH dan Ketua KKSS Jakarta Pusat H. Hasanuddin, HL langsung menyerahkan santunan berupa uang tunai, paket sembako berikut dana Rp 20 juta kepada anak yatim tersebut.

Ketua Yayasan Pendidikan Alittihadiyah Drs. H. Mabrur mengatakan anak yatim yang disantuni sebanyak 100 orang termasuk 30 guru dan 50 kaum duafa yang berada di sekitar yayasan yang berdiri sejak 1984 itu.

“Yayasan ini dirintis oleh warga KKSS yang berada di kawasan Kali Baru. Kini kami membina 500 anak yatim yang umumnya berasal dari keluarga nelayan-nelayan Bugis Makassar yang ada di sini,” kata Mabrur yang juga adalah anggota Departemen Kerohanian BPP KKSS.

Menurut Sattar Taba, kali ini pengurus memperingati hari ulang tahun dengan mendekati warga KKSS langsung ke lokasi. “Upaya menyantuni anak yatim dan kaum duafa adalah upaya kita untuk dekat kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moril kita, ” kata Sattar.

Dalam kesempatan itu pula Sattar mengimbau kepada segenap pengurus KKSS di seluruh Indonesia untuk senantiasa membudayakan semangat berbagi khususnya kepada warga yang kurang beruntung. “Kita jangan selalu melihat ke atas namun juga sesekali melihat ke bawah karena ternyata masih banyak warga kita yang perlu disantuni. Karena itu, kami bercita-cita akan mengumpulkan anak yatim 10.000 orang,  doakan supaya terlaksana,” kata Sattar melanjutkan.

Sekretaris panitia Nur Amin, SH, menambahkan bahwa dipilihnya kawasan Kali Baru sebagai lokasi bakti sosial karena semula wilayah ini dikenal sebagai kawasan Kumis (kumuh dan miskin) dan sebagai basis warga KKSS yang ada di Jakarta.

“Santunan sosial merupakan salah satu rangakaian acara HUT KKSS yang dipuncaki nanti dengan resepsi dan sekaligus pengukuhan pengurus Dewan Koperasi KKSS, 22 November nanti, di Auditorium Kementerian Koperas dan UMKM” jelas Nur Amin.

Tema Semangat berbagi, kata Nur Amin, sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang masih prihatin terhadap krisis ekonomi.

Sattar juga memintakan doa kepada para pendiri KKSS yang sudah berpulang kerahmatullah dan warga KKSS yang terdampak asap di sejumlah daerah di Kalimantan dan Sumatera, termasuk korban kerusuhan di Tolikara Papua, baru-baru ini.

Sementara itu Ketua Panitia HUT KKSS Ikhsan Ingratubun SE, mengatakan momentum perayaan HUT KKSS harus dijadikan sebagai keterpanggilan pengurus untuk selalu menyisihkan rezekinya kepada warga yang berhak seperti anak yatim dan kaum duafa. (rls/hrm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top