Sudah Cukup! Dana Bansos Hanya jadi Bencana – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Sudah Cukup! Dana Bansos Hanya jadi Bencana

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyarankan pemerintah  membuat kebijakan baru soal dana bantuan sosial dan hibah di APBD. Menurutnya, dana hibah dan bansos sebaiknya dialihkan untuk perbaikan pelayanan publik.

Berbicara dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (14/11), Siti mengatakan, dana bansos dan hibah  hanya untuk memenuhi kepentingan kepala daerah. Akibatnya, keberadaan dana yang dibagi-bagikan ke pihak lain secara cuma-cuma itu justru menjadi bencana bagi rakyat di daerah.

“Menurut saya dana-dana (bansos dan hibah) yang menurut saya menjadi bencana, cukup. Diarahkan, dialihkan, supaya menambah dana untuk pelayanan publik,” katanya.

Siti menilai alokasi anggaran untuk kepentingan publik di daerah dan memaksimalkan otonomi daerah justru terbilang kecil. Sedangkan dana bansos dan hibah justru diobral.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri seharusnya mencari solusi yang lebih relevan. Tujuannya adalah meminimalisir indikasi korupsi melalui penyelewengan dana bansos tersebut.

“Sebagian besar daerah-daerah yang otonomi, persentase dana jauh lebih kecil daripada dana birokrasi. Kita harus mencari solusi yang lebih konkret. Dana bansos dan hibah adalah yang sulit untuk dipertanggungjawabkan, dialokasikan ke dana otonomi daerah,” terangnya.

Seperti diketahui, aliran dana bansos dan hibah belakangan ini menjadi sorotan di masyarakat. Terutama, saat mencuatnya kasus korupsi yang menjerat Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Selain itu, Kemendagri juga mencatat adanya lonjakan pengucuran dan bansos jelang pilkada serentak. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bahkan mencatat ada daerah yang mengalami kenaikan pengucuran dana bansos hingga 1000 persen. (put/jpg)

Click to comment
To Top