Laga Bosnia vs Irlandia, Perang Pemain Tua – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Laga Bosnia vs Irlandia, Perang Pemain Tua

SALAH satu kambing hitam setelah Bosnia Herzegovina bermain imbang dengan Irlandia 1-1 di Zenica Sabtu (14/11) lalu adalah soal usia.

Back four Bosnia disebut media sebagai defender uzur yang sudah kehilangan kecepatan.

Hasilnya mereka keteteran mengimbangi lari gelandang dan penyerang Irlandia. Empat bek yang turun saat The Dragon, julukan Bosnia, tampil Sabtu lalu adalah Menzur Mudzja (31 tahun), Toni Sunjic (26), Emir Spahic (35), dan Ervin Zukanovic (28).  Total usia keempatnya 120.

Mari kita bandingkan dengan gelandang dan penyerang Irlandia yang turun Sabtu lalu. Betulkah mereka lebih muda? Jeff Hendrick (23), Wes Hoolahan (33), Robbie Brady (23), dan Daryl Murphy (32). Total usianya 111.

Pelatih Bosnia Mehmed Bazdarevic kemarin (15/11) menolak kalau faktor usia bek timnya adalah sumber kekalahan.

Mesa, sapaan Mehmed Bazdarevic, berkata back four miliknya tampil kompetitif di klub masing-masing.

“Mereka menjadi pemain yang tampil rutin di klubnya. Hampir setiap pekan mereka tampil. Saya tak sepakat kalau bek saya menua dan lamban. Itu tak benar,” tutur Mesa seperti dikutip dari Herald.

Mantan pelatih Sochaux itu malah balik menuding barisan penyerang Irlandia adalah kakek peyot. Lihat saja Robbie Keane (35), Murphy (32), Jonathan Walters (32), dan Kevin Doyle (32). Satu-satunya striker di bawah 30 tahun yang dipanggil Martin O’Neill adalah Shane Long (28).

Pernyataan Mesa soal penyerang Irlandia yang uzur memang benar. Fakta yang mendukung adalah statistik Irlandia sebagai tim dengan rata-rata usia tertua di playoff ini. Yakni 28,4 tahun.

Diserang soal usia bek Bosnia yang tua, defender Bosnia yang bermain untuk Sampdoria Zukanovic gerah. Zukanovic malah mengatakan isu soal usia ini adalah bagian melemahkan mental timnya di partai away.

“Lihat saja kalau kami masih bermain dalam 90 menit di lapangan. Ingat Maldini yang bermain sampai usia mendekati 40 tahun? Usia tak masalah selama kemampuan di lapangan menunjang,” ucap Zukanovic.

Asisten Bosnia Dragan Peric pun ikut panas kupingnya. Peric berkata para pemainnya disiapkan untuk bermain 180 menit, bukan sekedar 90 menit.

Sehingga bukan masalah usia yang layak dipertanyakan. Namun lebih kepada kualitas.

“Omong kosong kalau pemain kami terutama bek kami kesulitan mengejar pemain Irlandia. Faktanya gol yang dihasilkan oleh Irlandia karena kami bermain dalam kabut. Penjaga gawang kami tak melihat bolanya,” ujar Peric.

Ketika kabut di Zenica tak seberapa tebal, yakni di babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Namun di babak kedua ketika kabut semakin tebal, barulah kedua tim bisa saling membobol. (dra/JPG)

 

loading...
Click to comment
To Top