UMM Sambut 68 Mahasiswa Asing dari 33 Negara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

UMM Sambut 68 Mahasiswa Asing dari 33 Negara

FAJAR.CO.ID, MALANG – Puluhan mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di Indonesia memadati Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (16/11). Ke-68 mahasiswa asing dari 35 negara ini akan mengikuti serangkaian kegiatan dalam 4th International Student Summit 2015 mulai hari ini hingga Rabu (18/11) yang di terima rilis nya oleh perwakilan fajar di kantor surabaya.

Acara yang dibuka di hall UMM Dome pada Senin siang ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Presiden Indonesia International Student Association (IISA), Bupati Pasuruan, dan perwakilan dari Pemerintah Kota Batu. Acara pembukaan diisi dengan tari-tarian tradisional kolaborasi mahasiswa pribumi dan mahasiswa asing yang berkuliah di UMM.

Rektor UMM Prof Dr Muhadjir Effendy MAP dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih atas dipercayanya UMM sebagai tuan rumah konferensi mahasiswa asing di Indonesia ini. “Kami harapkan para mahasiswa asing ini merasa at home dengan suasana dan atmosfir baru di kampus ini,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan ini, Rektor tak lupa mengekspresikan belasungkawa yang amat dalam terhadap korban tragedi Paris. “Kita semua mengutuk siapapun pelakunya, kita semua setuju bahwa ini tidak ada hubungannya dengan agama. Ini murni kejahatan kemanusiaan,” paparnya.

Karena itu, Rektor berharap para mahasiswa asing yang saat ini tengah kuliah di Indonesia dapat menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian yang dimiliki bangsa ini. Mahasiswa asing, kata Rektor, juga harus dapat memahami dan mempelajari budaya dan bahasa Indonesia karena akan sangat berguna saat kembali ke negaranya masing-masing.

“Kalian nantinya akan menjadi duta bagi Indonesia di negara masing-masing untuk mempromosikan budaya, bahasa, serta nilai-nilai keadaban Indonesia, di antaranya yaitu harmoni dan perdamaian,” ucapnya.

Senada dengan Rektor, Dr Totok Prasetyo MT, perwakilan dari Kemenristek Dikti juga mengingatkan kepada para mahasiswa asing yang hadir untuk memberi sumbangsih bagi kemajuan Indonesia. “Negara ini kan terdiri dari beribu-ribu pulau dengan beribu-ribu masalah pula. Jika para mahasiswa asing yang berada di Indonesia bisa turut memberikan sumbangsih kepada negara ini, maka permasalahan bangsa akan lebih mudah diselesaikan,” katanya.

Presiden IISA, Mona Boughalni dalam sambutannya menyebut, konferensi yang sudah diadakan keempat kalinya sejak 2011 ini memberikan format baru dalam menjaring peserta konferensi. “Jika tahun-tahun sebelumnya kita adakan lomba menulis esai, untuk tahun ini menjadi lomba membuat video yang mempromosikan Indonesia,” ujar Mona.

Ia menambahkan, lomba ini bertujuan, selain mempromosikan Indonesia, juga mengapresiasi daya kreativitas, kebahasaan, dan teknik audio visual para kreatornya. “Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam video ini karena saya percaya Bahasa Indonesia punya potensi mengglobal dari kesederhanaan tata bahasanya,” tuturnya.

Drs Soeparto MPd, Asisten Rektor Bidang Kerjasama menyebut, kegiatan 4th International Student Summit 2015 ini akan terbagi menjadi beberapa mata kegiatan, seperti public lecture, focus group discussion, video competition, dan wisata ke Gunung Bromo.

Acara pembukaan kemudian ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UMM dengan Bupati Pasuruan. Selepas pembukaan, sorenya acara diteruskan dengan presentasi 10 besar kontes video serta sejumlah perlombaan tradisional Indonesia. Sementara hari kedua, Selasa (17/11) akan diadakan IISA Forum sekaligus pemilihan pengurus IISA periode 2015-2016, dan ditutup dengan wisata ke Bromo. ( mam)

loading...
Click to comment
To Top