Manga One Piece Dibajak. Begini Cara Tiga Pemuda Mencuri Edisi Terbarunya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Manga One Piece Dibajak. Begini Cara Tiga Pemuda Mencuri Edisi Terbarunya

FAJAR.CO.ID- Weekly Shonen Jump kelabakan ketika mengetahui bab terbaru One Piece seri ke-49 beredar luas. Padahal, perusahaan penerbitan resmi (mencetak manga karya Eiichiro Oda) itu belum mengedarkannya ke toko-toko buku.

Adalah tiga pemuda Tiong Hoa yang berhasil membajak manga One Piece seri terbaru. Menurut Yomiuri Online, ketiga pria ini merupakan pemilik situs khusus yang memuat ribuan manga jepang. Situs yang dikelolanya juga cukup populer dikalangan pencinta manga.

Teranyar, mereka berhasil mencuri salinan manga One Piece secara illegal. Seperti dikutip dari Anime News Network, Kepolisian Prefektur Kyoto akhirnya menangkap ketiganya.

Dijelaskan dalam aksinya, mereka memperoleh salinan One Piece Bab terbaru saat pengiriman ke percetakan majalah Weekly Shonen Jump.

[NEXT-FAJAR]

Ketiganya diduga memiliki akses ke dalam perusahaan. Mereka bekerja sama dengan seorang kariawan Shonen Jump.

Secara individu, kariawan yang berkewarganegaraan Jepang itu memberikan salinnya.

Setelah mendapatkan bab One Piece seri-49, ketiga pemuda itu langsung mengupload ke situs mereka yang berbahasa Inggris.

Jarak penerbitan mereka dengan penjualan resmi di toko-toko buku Jepang adalah 4 hari. Artinya, mereka lebih cepat menerbitkannya, bahkan ada yang dengan terjemahan bahasa inggris.

Yomuri Online menulis, pembacakan manga One Piece memang menjadi masalah mengingat serial ini sangat populer di seluruh dunia. Pembajak kemudian memanfaatkan celah untuk meraup keuntungan dengan cara-cara illegal.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari media internasioanl The Wall Street Journal. Dalam Laporannya dijelaskan, manga One Piece diupload ke situs berbahasa Inggris mangapanda. Salah satu tersangka warga negara jepang yang ditangkap berusia  69 tahun dari Prefektur Saitama.

Meski beigtu, pria yang bekerja sebaga kurir pengiriman itu mengaku tidak bersalah. Dia mengatakan “Saya hanya mengirimkan bukunya.”  (iqi/FO)

 

loading...
Click to comment
To Top