Nelayan Tewas Digigit Hiu di Selat Makassar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Nelayan Tewas Digigit Hiu di Selat Makassar

FAJAR.CO.ID, BONTANG –  Seorang nelayan bernama Yunding (35) tewas setelah digigit ikan hiu di bagian tumit kanan di Selat Makassar, tepatnya 70 mil dari Bontang, Selasa (17/11).

Nelayan asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini digigit salah satu predator lautan sekira pukul 04.30 Wita. Kendati demikian, korban baru meninggal sekira pukul 12.30 Wita saat dalam perjalanan menuju daratan menggunakan perahu. Jasad korban tiba di dermaga Prakla, Kelurahan Berbas Pantai sekira pukul 14.00 Wita.

Dari pantauan Bontang Post, lubang di tumit korban begitu parah. Ukurannya sekitar 3 X 5 sentimeter dengan kedalaman sekitar 3 sentimeter. Bahkan, sebagian tulang kaki korban pun terlihat hilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama rekan-rekannya, yakni Hajar (17), Ajrul (15), Ridwan (18), Riswan (15), dan Raufun (50) yang merupakan juragan kapal berangkat dari Prakla, Minggu (15/11) sekira pukul 06.00 Wita. Mereka berangkat menggunakan kapal yang diberi nama Ahmad Riswan.

“Kami sampai rumpon (tempat berkumpul atau berbiak ikan yang dibuat manusia) sekira pukul 14.00 Wita. Setelah kapal kami ikat di rumpon, enam orang termasuk saya turun ke laut menggunakan sampan dan menyebar. Malam pertama (Minggu, Red.) dan kedua (Senin, Red.) tidak ada masalah,” kata Raufun.

Dia menceritakan, di rumpon tersebut terdapat banyak kapal yang sama-sama mencari ikan dengan cara memancing. Nah, Selasa sekira pukul 04.30 Wita, dia mendapat kabar dari awak kapal Hawa Surga bernama Nawir, jika Yunding digigit ikan dan sedang mendayung sampan menuju kapal

loading...
Click to comment
To Top