Warga Tolak Ganti Rugi Terkait Harga Pembebasan Lahan Tol Batang-Pemalang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Warga Tolak Ganti Rugi Terkait Harga Pembebasan Lahan Tol Batang-Pemalang

PEKALONGAN, RAJA – Kesepakatan harga pembebasan lahan tol Batang-Pemalang, yang ditawarkan oleh tim appraisal kepada warga Kelurahan Soko Duwet, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, hingga kini masih buntu.

Pemilik lahan, Ulik (38) di Pekalongan, mengatakan bahwa warga masih keberatan terhadap nilai harga ganti rugi karena nominal harga tanah per meternya belum jelas.

“Warga menilai besaran harga ganti rugi lahan tidak sesuai dengan harga pasaran sehingga masalah ini belum mencapai kesepakatan,” katanya.

Menurut dia, tim appraisal hanya menentukan harga ganti rugi secara global sehingga warga tidak tahu harga tanah per meternya.

“Kami tidak setuju dengan nilai harga ganti rugi. Kita hanya dikasih tahu globalnya sehingga warga tidak tahun berapa nilai per meternya,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Pembebasan Tanah (P2T) Proyek Jalan Tol Pemalang-Batang, Heri Sulistyo mengatakan P2T akan kembali menggelar musyawarah bersama pemilik lahan untuk membahas bentuk ganti rugi tanah, Selasa (17/11).

Tim appraisal ini, kata dia, akan menjelaskan secara rinci besaran nilai ganti rugi untuk warga yang tanahnya terkena proyek tol ini.

“Pada musyawarah untuk kedua kalinya ini, para pemilik lahan, nantinya akan mengetahui secara persis dan rinci penilaian yang dilakukan tim appraisal. Oleh karena, kami berharap pada para pemilik lahan yang terkena proyek jalan tol bisa menerima harga ganti rugi yang ditawarkan tim appraisal,” katanya. (*)

loading...
Click to comment
To Top