Motor Curian Dijual ke Mertua, Dua Tersangka Didor – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Motor Curian Dijual ke Mertua, Dua Tersangka Didor

KUDUS – Dua tersangka pencuri spesialis sepeda motor mendapat hadiah peluru panas di kaki, gara-gara memberikan perlawanan saat akan ditangkap anggota Polres Kudus. Sedangkan dua temanya memilih menyerah sehingga hanya diborgol polisi.

KBO Polres Kudus Kompol Tugiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya sedang panen pencuri sepeda motor. Pasalnya, bukan hanya satu pelaku tetapi ada empat orang tersangka. Bahkan dua diantaranya terpaksa ditembak yakni S (40) warga Desa Bulu Manis Margoyoso Pati, dan S (47) Kecamatan Kunduran Blora.
“Keduanya mendapatkan tembakan, namun S warga Blora masih mendapatkan perawatan di RSUD ,” terang Tugiyanto.
Sedangkan dua tersangka lainnya adalah HP alias Banjir, warga Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo Pati dan W alias Kompoh Desa Pakem Sukolilo Pati masih aman, karena tidak memberikan perlawanan saat ditangkap.
Menurutnya Tugiyanto, keempat tersangka ditangkap di Sukolilo Pati, di rumahnya. Akibat perbuatan yang dilakukan. Mereka terancam hukuman tujuh tahun penjara karena melanggar aturan pasal 306 KUH pidana.
”Pelaku berhasil menggondol tiga buah sepeda motor jenis Honda New Supra X 125, Beat, dan Honda Vario. Semuanya tidak ada plat nomornya. Selain itu, pelaku juga menggasak barang lainnya berupa satu HP, 3 helm,” imbuhnya.
Dijelaskan, para tersangka komplotan pencurian sepeda motor itu memiliki cara tersendiri dalam mengambil sasaran mereka. Sebab mereka tidak merencanakan target tetapi terus berkeliling mencari sasaran saat ditemui.
Misalnyan saat aksinya pada 2 November lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Keempat pelaku siap dalam menjalankan aksinya dengan alat yang disiapkan. Kemudian mereka berkeliling.
”Begitu masuk ke Kudus dan melintas di SPBU Karawang Jekulo mereka tidak mendapatkan target. Lalu terus berjalan ke Purwodadi Grobogan, hingga ke Gajah Demak juga tidak mendapatkan hasil,” terangnya.
Mereka kemudian memutuskan kembali ke Kudus. Nah saat melintas di kawasan Gulang sekitar pukul 02.00 wib mereka melihat beberapa sepeda motor terparkir dan kondisi lingkungan sepi. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan langsung membuka pagar dan menggondol beberapa sepeda motor.
”Setelah itu tersangka membawa kabur sepeda motor menuju Pati untuk diamankan pelaku lain,” terangnya.
Menariknya, sepeda motor hasil curian itu dijual ke mertua dari keempat pelaku. Ketiga kendaraan berhasil dijual dengan harga Rp7,8 juta, kemudian uang dari penjualan sepeda motor dibagi untuk keempat pelaku.
“Per orang dapat Rp1,7 juta. Sisanya Rp1 juta untuk operasional,” tukas Tugiyanto. (sf)

To Top