2016, Pemerintah Janjikan Bunga KUR Turun Jadi 9 Persen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

2016, Pemerintah Janjikan Bunga KUR Turun Jadi 9 Persen

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -Pemerintah dalam hal ini Kementrian Koperasi dan UMKM menjanjikan akan terus berkomitmen memajukan ekonomi di sektor UKM. Salah satunya adalah dengan menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat atau yang dikenal dengan istilah KUR.
“Saat ini suku bunga KUR yang ditetapkan pemerintah adalah sebesar 12 persen dari sebelumnya 22 persen, dan mulai tahun depan kita akan turunkan lagi menjadi 9 persen,” kata Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Puspayoga dalam sambutannya diacara resepsi HUT Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ke-39 yang dirangkaikan pelantikan dan pengukuhan pengurus Koperasi KKSS Indonesia, Minggu 22 November di Kantor Kemenkop UMKM, Jakarta.
Koperasi, kata Menkop Puspayoga sesungguhnya adalah amanat UUD 1945 Pasal 33. “Jadi perekonomian bangsa kita ini mulai dari koperasi. Telah terbukti dan telah teruji sewaktu krisis ekonomi yang tetap eksis,” sebut Menkop Puspayoga.
Saat ini terdapat 290 ribu koperasi yang terdaftar di pemerintah, akan tetapi yang aktif hanya 147 ribu, sedangkan sisanya akan dinonaktifkan agar tidak menganggu koperasi yang aktif. Koperasi yang aktif tersebut, lanjut Menkop, telah memiliki nomor induk dan berbasis online sehingga dapat dilakukan pengawasan langsung.
Meskipun jumlah koperasi yang terbilang cukup besar tersebut, oleh Menkop Puspayoga dikatakan masih menyumbangkan produk domestik bruto (PDB) yang tergolong rendah bagi negara, yakni baru 1,7 persen. Berbeda dengan koperasi yang ada diluar negeri, seperti di Denmark yang PDB-nya mencapai 69 persen.
Perlu diketahui, koperasi terbaik di dunia saat ini ada di Jepang, dan 100 koperasi terbaik lainnya sebagian besar ada di Amerika, sedangkan di Indonesia hanya menyumbangkan 2 koperasi terbaik itupun di peringkat 125 dan 200 dunia.
Dengan adanya koperasi KKSS ini, Menkop Puspayoga berharap dapat turut andil meningkatkan perekonomian bangsa. “Tadi dikatakan Pak Ketua Umum KKSS jumlah anggota KKSS ada 12 juta orang. Satu juta orang saja anggotanya sudah lumayan omzetnya membantu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar yang terlibat,” jelasnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Umum Koperasi KKSS Indonesia yang juga Ketua Umum Akumindo Ikhsan Ingratubun menanggapi, bahwa penurunan suku bunga KUR menjadi 9 persen dianggap sangat terlambat. Namun, hal tersebut tetap diapresiasi sebagai bentuk pemerintah ada keberpihakan kepada UMKM.
Akan tetapi, yang perlu dilakukan reformasi saat ini adalah peninjauan kembali Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang perkoperasian dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang KUKM yang dianggap menghambat jalannya usaha UMKM.
Dikatakan Ikhsan, UU Koperasi saat ini dianggap tidak memadai lagi. UMKM bukan lagi sebagai objek akan tetapi sudah saatnya sebagai pelaku subjek. Pasalnya, di UU Koperasi dan UMKM saat ini masih menyentuh pada pemerintah atau penata kelola bukan ke pelaku UMKM-nya.(idr-fmc)
Click to comment
To Top