KNPI di Daerah Harus Kikis Stigma Elitis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

KNPI di Daerah Harus Kikis Stigma Elitis

BATAM, FAJAR.CO.ID — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNP) masih dianggap sebagai organisasi elitis. Stigma ini pekerjaan rumah bagi wadah berhimpun pemuda Indonesia. Ke depan harus dikikis.

“Itu kesan negatif yang menjadi PR untuk dihapus. Makanya, pengurus KNPI di daerah harus sadar dan bisa menciptakan gerakan-gerakan yang bisa mengikis kesan itu,” tegas Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus (MRD), di Lapangan Sport Hall Tumeggung Abdul Jamal, Batam, Minggu 22 November.

MRD menunjuk gerak jalan sehat yang dilaksanakan sekaitan dengan pelantikan DPD KNPI Kepri sebagai salah satu contoh program yang diharapkan bisa mengikis kesan elitis. “Semangat mengikis kesan elitis itu juga sangat terasa di Riau ini,” tambahnya.

Asisten Deputi Organisasi dan Pemuda Kemenpora, Abdul Muslim sepakat wadah KNPI ke depan jangan lagi dianggap sebagai organisasi elitis. Makanya, pelibatan masyarakat yang lebih luas harus terus didorong. Kekuatan pemuda itu harus benar-benar ada di tengah masyarakat. Dan eksistensi itu harus benar-benar dirasakan.

“Apalagi, UU Nomor 40/2009, umur pemuda itu 17 sampai 30 tahun. Jika masih berumur 30 tahun sudah elitis, jadinya kurang pas,” tegas Muslim.

Ketua Umum DPP KNPI bersama Asisten Deputi Organisasi dan Pemuda Kemenpora, Abdul Muslim, didampingi Ketua DPD Kepri terpilih, Ahmad Banjar, melepas rombongan Gerak Jalan Sehat yang digelar DPD KNPI Kepulauan Riau di Batam, Minggu 22 November 2015.

Gerak jalan dibanjiri peserta. Sekira 5000 warga Batam ambil bagian. Dari segala umur. Usai gerak jalan, peserta diarahkan untuk ikut menyaksikan pelantikan pengurus DPD Kepri di dalam Sport Hall.

Ketua DPD Kepri, Banjar Ahmad, mengaku pelibatan masyarakat segala lapisan dalam pelantikan bagian penting dari upaya membaurkan pengurus KNPI dengan masyarakat. “Harus lebih dekat lagi dengan masyarakat. Dan kami berterima kasih atas dukungan semua pihak,” tegas Banjar. (*)

loading...
Click to comment
To Top