Dua Kali Ketahuan Pakai Narkoba, Gitaris Geisha Masih Minta Diperlakukan Baik-Baik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hiburan

Dua Kali Ketahuan Pakai Narkoba, Gitaris Geisha Masih Minta Diperlakukan Baik-Baik

FAJAR.CO.ID- Roby Satria (29) akhirnya buka suara setelah tiga hari meringkuk di sel Mapolsek Kuta Utara. Minggu (22/11) pukul 10.30, Roby yang diringkus beberapa jam setelah manggung di salah satu hotel berbintang ternama di Denpasar, tepatnya pada Kamis (19/11) sekitar pukul 01.30 dini hari itu mengungkapkan rasa penyesalan sekaligus permohonan maafnya kepada orang tua dan rekan satu bandnya, Geisha.

“Saya adalah pengguna yang aktif. Dalam arti kata pengguna yang seharusnya ditempatkan di rumah sakit, bukan diperlakukan seperti tahanan kriminal dalam tanda petik seperti rampok atau maling. Saya berharap Badan Narkotika bisa memberikan surat assessment pada saya secepatnya,” ucap Roby Satria.

Sebelumnya, Roby menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, terutama kepada orang tua yang sebelumnya telah memberikan kesempatan untuk bisa menghindari bahaya narkoba.

Permohonan maaf itu juga ditujukan kepada rekan-rekannya di band Geisha yang untuk kali kedua harus menerima kenyataan pahit bahwa Roby kembali mengonsumsi ganja.

Kapolres Badung AKBP Tony Binsar Marpaung menjelaskan, terendusnya Roby kembali menyalahgunakan 1,46 gram ganja bermula dari pesanan mencurigakan pada operator ojek online.

Kepada polisi, Syafig, warga Kuta Utara mengaku rasa penasarannya menguat lantaran setelah beberapa kali cancel dengan aplikasi pembelian, akhirnya ada pesanan dengan orderan pengiriman (kurir).

Tak mau ambil risiko, Syafig datang bersama rekannya, Steven Londa sekitar pukul 00.45 ke Mapolsek Kuta Utara setelah mengambil pesanan tersebut di wilayah hukum polsek setempat. Kecurigaan pun terjawab.

Pesanan pria yang mendirikan grup musik Geisha bersama Momo, Nard, Dhan, dan Aan pada 2003 itu ternyata ganja. Selanjutnya, polisi meringkus Roby saat menerima pesanan yang dinantikannya dari kurir ojek online tersebut di lobi hotel.

[NEXT-FAJAR]

“Yang bersangkutan ditemukan menunggu dan menerima pesanan tersebut. Saat diringkus RS (Robby Satria) sempat mencoba menghilangkan barang bukti sebelum akhirnya mengaku sebagai pemesan,” ucap AKBP Tony Marpaung.

Dijelaskan, saat ini yang sudah dilakukan polisi adalah melakukan assessment dan cek urine bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi Bali untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami masih menunggu hasil assessment itu. Status hukum yang bersangkutan apakah nanti akan direhabilitasi atau dikenakan sanksi lainnya belum bisa diputuskan karena hasil pemeriksaan belum diterima,” paparnya.

Terkait ganja yang berpindah ke tangan Roby, AKBP Tony Marpaung menjelaskan bahwa benda haram itu diperoleh dari seseorang berinisial V yang dikenal Roby sejak tiga tahun lalu. V menjanjikan menyediakan barang.

Diduga kuat ada dua orang yang menyuplai ganja kepada pelaku. Seorang lainnya berinisial B. “Saat ini polisi masih menyelidiki keberadaan kedua orang itu. Roby hanya mengaku kenal dengan V,” imbuh AKBP Tony Marpaung.

Ditanyai apakah V juga berprofesi sebagai artis, AKBP Tony Marpaung menjawab tidak. Tidak diketahui secara pasti intensitas Roby memesan ganja kepada pria yang dikenalnya relatif lama tersebut.

AKBP Tony Marpaung memastikan daun ganja kering seberat 1,46 gram dikemas plastik bening itu akan menjerat Roby sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ditanyai mengenai perlakuan hukum terhadap pelaku yang hanya berstatus pemakai, AKBP Tony Marpaung menjawab hal tersebut akan diputuskan mengacu pada Surat Edaran Mahkamah Agung No. 4 Tahun 2010.

“Tentunya untuk barang bukti dengan jumlah di bawah 5 gram, khusus ganja, kami akan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Terkait ancaman hukuman, diketahui bahwa Roby terancam UU No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. “Kalau keputusan hukumnya adalah rehabilitasi, kita akan lakukan itu.

Tempat rehabilitasinya tentu akan disesuaikan,” imbuhnya. Pantauan koran ini hingga kemarin Roby masih diamankan di Mapolsek Kuta Utara karena berstatus tangkapan Polsek Kuta Utara. (ken/rdr/mus/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top