JK Serahkan Adipura Hanya ke Wali Kota Makassar dan Palopo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

JK Serahkan Adipura Hanya ke Wali Kota Makassar dan Palopo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peraih Adipura di Sulawesi Selatan hanya diraih oleh dua Kota yakni Palopo dan Makassar. Piala tersebut diserahkan wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Wali Kota Palopo HM Judas Amir dan Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

Sedangkan Parepare, Sidrap, Bulukumba, Bantaeng, dan Enrekang hanya mendapatkan sertipikat Adipura sehingga tidak berkesempatan untuk naik keatas podium.

Bagi Kota Palopo ini adalah yang pertama kali bagi pemerintahan HM Judas Amir, setelah 3 tahun sebelumnya tidak pernah lagi mendapatkan piala bergengsi bidang pengolahan lingkungan ini.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan peraih adipura terbukti berhasil menciptakan kebersihan lingkungannya dengan pengelolaan sampah terbaik. “Jika kota bersih, lingkungan bersih maka akan ramai dikunjungi orang yang memberikan makna besar bagi perekonomian daerah tersebut,” ungkap JK di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Senin malam 23 November.

JK mengharapkan agar para Walikota/Bupati dapat lebih berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan perekonomian yang lebih meningkat di daerahnya masing-masing. “Selamat buat peraih adipura, pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. Bagi daerah yang belum mendapatkan agar dapat memacukan diri,” harapnya.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup mengungkapkan penghargaan adipura ini diberikan kepada pemerintah yang lebih peduli dalam pengelolaan sampah dan menciptakan kebersihan lingkungan. Penilaian adipura tahun ini sangat ketat, tidak seperti sebelumnya sehingga Kota/ Kabupaten yang meraihnya hanya sedikit se Indonesia.

Kapala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (Kadisberkam) Kota Palopo, Farid Kasim mengatakan pengelolaan sampah organik ke unorganik mendapatkan penilaian plus dari tim penilai. Juga proses daur ulang sampah yang bernilai ekonomis oleh masyarakat. Dimana bank sampah yang merupakan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) terdapat dua wilayah di Kota Palopo yakni di wilayah Kecamatan Wara Selatan dan Kecamatan Bara di wilayah Rampoang.

“Selain itu, Kota Palopo juga memilki rumah kompos yang dikelola oleh BKM dimana anggarannya berkisar Rp500 Juta,” jelas Ketua KNPI Kota Palopo.

Farid juga mengatakan, sebaiknya pemerintah memperhatikan sejauh mana pengelolaan sampah ini dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun tak dibenarkan jika anggaran tersebut hanya dipergunakan untuk pengelolaan sampah yang sedemikian rumit dan sangat besar. Dan solusi ya adalah memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 3R. “Karna TPA itu bukan tempat pembuangan sampah, tetapi tempat pengelolaan akhir. Sebab sampah itu itu masih memerlukan pemilahan. Setelah dipilah-pilah baru dibuang ke TPA,” jelas Putra orang nomor satu di Kota Palopo.

[NEXT-FAJAR]

Sementara itu, usai menerima Piala Adipura, Walikota Palopo, HM Judas Amir mengucapkan rasa syukur karena di dua tahun kepemerintahannya Kota Palopo dapat merebut kembali Penghargaan yang tertinggi di bidang lingkungan hidup. Tak lupa juga Mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Palopo dan seluruh SKPD serta stakeholder lingkup Kota Palopo atas partisipasinya membantu pemerintah dalam menciptakan kebersihan seluruh wilayah Kota Palopo.

“Piala Adipura ini dipersembahkan untuk masyarakat Kota Palopo. Dan saya berharap dengan adanya piala ini agar tetap menjaga kebersihan Kota Palopo,” harapnya. (idr/fmc)

loading...
Click to comment
To Top