Kompetensi di Demak Perlu Ditingkatkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kompetensi di Demak Perlu Ditingkatkan

DEMAK, RAJA – Pemerintah Kabupaten Demak menggelar workshop dan Kemitraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Tahun 2015 di gedung Bina Praja Kabupaten Demak, Senin (23/11). Disaksikan oleh 107 orang peserta yang terdiri dari pimpinan SKPD se-Kabupaten Demak, Korwas dan K3S, Bupati Demak Dachirin Said dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. Muhdi, SH, MHum. menandatangani MoU PKB Guru.

Dr Muhdi, SH, MHum memberikan apresiasi positif terhadap Pemerintah Kabupaten Demak atas diterbitkannya Peraturan Bupati tentang peningkatan mutu pendidik. Menurutnya, itu adalah bukti kepedulian pihak pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru pelaksanaannya didanai oleh pemerintah pusat dan swadana guru. Adapun ruang lingkup PKB Guru diantaranya adalah pendidikan, IPTEK, pemberdayaan masyarakat. Sementara ini program yang sudah terlaksana baru Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan secara Online. UKG sebagai salah satu pemetaan terhadap kemampuan guru akan dianalis hasilnya untuk kemudian diadakan pelatihan pengembangan kemampuan guru yang perlu ditingkatkan.

Menurut Muhdi, keterlibatan UPGRIS secara riil di lapangan dalam PKB Guru adalah sebagai fasilitator terutama menyediakan trainer. “Universitas PGRI Semarang akan menyediakan pelatih untuk meningkatkan kemampuan guru,” kata Muhdi.

Rektor Upgris juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya sudah lama menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah Demak di bidang pendidikan, mulai dari penerjunan mahasiswa PPL, KKL hingga program PPKHB yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Demak.

Sementara itu Bupati Demak, Dachirin Said dalam sambutannya menyatakan prihatin terhadap hasil Uji Kompetensi Guru di Demak. “Laporan UKG objektif karena langsung dari pusat, hasilnya Guru di Demak masih perlu ditingkatkan kompetensinya,” ucap Dachirin.

Adapun peningkatan kompetensi guru lebih lanjut akan dilakanakan sesuai regulasi setelah adanya penandatanganan MoU PKB Guru. Dachirin juga menghimbau agar para guru meningkatkan citra di masyarakat. Guru harus bisa digugu dan ditiru perilaku positifnya.

Selain itu wawasan para guru hendaknya juga ditingkatkan, jangan sampai siswa bergeser lebih percaya kepada informasi di internet daripada pengetahuan yang disampaikan oleh guru.

“Tahun 2016 nanti guru swasta di Kabupaten Demak akan disamakan honornya dengan guru PNS, dengan harapan setelah kesejahteraan meningkat maka kompetensi guru juga akan semakin tinggi,” pungkas Bupati Demak. (pit)

– Pemerintah Kabupaten Demak menggelar workshop dan Kemitraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Tahun 2015 di gedung Bina Praja Kabupaten Demak, Senin (23/11). Disaksikan oleh 107 orang peserta yang terdiri dari pimpinan SKPD se-Kabupaten Demak, Korwas dan K3S, Bupati Demak Dachirin Said dan Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr. Muhdi, SH, MHum. menandatangani MoU PKB Guru.

Dr Muhdi, SH, MHum memberikan apresiasi positif terhadap Pemerintah Kabupaten Demak atas diterbitkannya Peraturan Bupati tentang peningkatan mutu pendidik. Menurutnya, itu adalah bukti kepedulian pihak pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru pelaksanaannya didanai oleh pemerintah pusat dan swadana guru. Adapun ruang lingkup PKB Guru diantaranya adalah pendidikan, IPTEK, pemberdayaan masyarakat. Sementara ini program yang sudah terlaksana baru Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilaksanakan secara Online. UKG sebagai salah satu pemetaan terhadap kemampuan guru akan dianalis hasilnya untuk kemudian diadakan pelatihan pengembangan kemampuan guru yang perlu ditingkatkan.

Menurut Muhdi, keterlibatan UPGRIS secara riil di lapangan dalam PKB Guru adalah sebagai fasilitator terutama menyediakan trainer. “Universitas PGRI Semarang akan menyediakan pelatih untuk meningkatkan kemampuan guru,” kata Muhdi.

Rektor Upgris juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya sudah lama menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah Demak di bidang pendidikan, mulai dari penerjunan mahasiswa PPL, KKL hingga program PPKHB yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Demak.

Sementara itu Bupati Demak, Dachirin Said dalam sambutannya menyatakan prihatin terhadap hasil Uji Kompetensi Guru di Demak. “Laporan UKG objektif karena langsung dari pusat, hasilnya Guru di Demak masih perlu ditingkatkan kompetensinya,” ucap Dachirin.

Adapun peningkatan kompetensi guru lebih lanjut akan dilakanakan sesuai regulasi setelah adanya penandatanganan MoU PKB Guru. Dachirin juga menghimbau agar para guru meningkatkan citra di masyarakat. Guru harus bisa digugu dan ditiru perilaku positifnya.

Selain itu wawasan para guru hendaknya juga ditingkatkan, jangan sampai siswa bergeser lebih percaya kepada informasi di internet daripada pengetahuan yang disampaikan oleh guru.

“Tahun 2016 nanti guru swasta di Kabupaten Demak akan disamakan honornya dengan guru PNS, dengan harapan setelah kesejahteraan meningkat maka kompetensi guru juga akan semakin tinggi,” pungkas Bupati Demak. (pit)

loading...
Click to comment
To Top