KPU Sulut Belum Eksekusi Instruksi KPU RI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

KPU Sulut Belum Eksekusi Instruksi KPU RI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tetap ngotot agar KPU Sulut segera mengeksekusi keputusan rapat KPU RI. Anggota KPU RI Hadar Gumay mendesak paling lambat hari ini tuntas.

“Hasil klarifikasi keputusan tersebut mengambil (keputusan sendiri, red) membuat suasana tertekan, kami keluarkan surat, mudah-mudahan malam ini segera ditindaklanjuti,” ujar Hadar.

Namun Komisioner KPU Sulut Ardiles Mewoh belum bisa mengeksekusi dengan alasan ia di Jakarta. Selain itu, dosen Fisip Universitas Sam Ratulangi ini belum mendapatkan surat resmi dari KPU RI.

“Belum ada surat. Saya belum membaca surat. Jadi belum bisa berikan komentar banyak,” kata Mewoh via telepon tadi malam.

Mewoh sendiri akan manut dengan instruksi KPU RI jika surat resmi sudah turun. “Mungkin masih dalam proses administrasi. Kami masih menunggu,” ujarnya.

Kalau surat resmi sudah diterima KPU Sulut, Mewoh terpaksa  akan tindaklanjuti. “Sebagai lembaga yang hirarki kami pasti harus tindaklanjuti apa yang diarahkan. Apakah itu dalam bentuk surat perintah atau bagaimana, kita tunggu saja,” terangnya.

Disinggung siapa yang nantinya akan melakukan eksekusi apakah KPU Sulut atau KPU Manado, dirinya juga masih belum tahu pasti. “Itu yang belum bisa saya pastikan. Karena belum pegang surat,” singkatnya

Sebelumnya Indonesian Corruption Watch (ICW), meminta KPU menunda dulu agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) di  Manado, Sulut, termasuk di Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Bone Bolangow.

[NEXT-FAJAR]

“Dari penilaian ICW waktu pemungutan suara semakin dekat. Sementara, ketiga daerah tersebut masih belum menuntaskan tahapan pencalonan. Ini konyol. Lebih baik tunda saja tiga daerah ini,” ujar Koordinator Divisi Hukum Politik ICW Donal Fariz, Jumat (20/11) lalu.

Sekadar diketahui, KPU Manado merubah kembali keputusan pleno pada 12 November lalu yang mengeksekusi rekomendasi Bawaslu yang menyatakan Jimmi Rimba Rogi tidak memenuhi syarat (TMS).

Hasil pleno KPU Manado 19 November 2015 memutuskan bahwa keputusan KPU Manado nomor 237/kpts/KPU-023/PILWAKO/2015 tentang perubahan atas keputusan KPU Manado Nomor 11/kpts/kPU-MDO-023/Pilwako/2015 tertanggal 12 November tentang penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dinyatakan tidak berlaku. (fir/ham/JPG)

loading...
Click to comment
To Top