Penantian Panjang Kota Baubau Raih Penghargaan Adipura – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Penantian Panjang Kota Baubau Raih Penghargaan Adipura

Setelah melalui penantian panjang, akhirnya Kota Baubau untuk pertama kalinya menerima penghargaan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Walikota Baubau AS Thamrin di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Senin malam (23/11).

HARIMAN, FAJAR NATIONAL NETWORK

Sejak memisahkan diri dari Kabupaten Buton 13 tahun silam. Kota Baubau selalu berupaya untuk bisa mendapatkan penghargaan Piala Adipura. Memang piala serupa juga pernah diterima dan telah diabadikan dengan membangun tugu adipura yang terletak di depan rumah dinas Bupati Buton di Baubau.

Namun, piala itu diterima pada saat Kota Baubau belum menjadi daerah otonom baru. Dalam hal ini masih bersatu dengan Kabupaten Buton sebagai daerah induk. Tepatnya, 17 tahun silam piala tersebut diterima Kabupaten Buton.

Kini, dibawah kendali pasangan AS Thamrin – Wa Ode Maasra Manarfa, harapan seluruh masyarakat Kota Baubau pun tercapai. Pasangan dengan jargon Tampil Mesra ini sukses mempersembahkan Piala Adipura hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun masa jabatannya.

Ini tentunya menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi Pemerintah Kota Baubau dan tentunya seluruh pihak terkait dan masyarakat yang terlibat hingga terwujudnya harapan yang sudah lama dinanti-nantikan. Selain Baubau, dalam kesempatan itu, Walikota Kendari Ir Asrun juga menerima penghargaan serupa untuk yang kedua kalinya.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan peraih adipura terbukti berhasil menciptakan kebersihan lingkungannya dengan pengelolaan sampah terbaik. “Jika kota bersih, lingkungan bersih maka akan ramai dikunjungi orang yang memberikan makna besar bagi perekonomian daerah tersebut,” ungkap JK.

JK mengharapkan agar para Walikota/Bupati dapat lebih berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan perekonomian yang lebih meningkat di daerahnya masing-masing. “Selamat buat peraih adipura, pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. Bagi daerah yang belum mendapatkan agar dapat memacukan diri,” harapnya.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup mengungkapkan penghargaan adipura ini diberikan kepada pemerintah yang lebih peduli dalam pengelolaan sampah dan menciptakan kebersihan lingkungan. Penilaian adipura tahun ini sangat ketat, tidak seperti sebelumnya sehingga Kota/ Kabupaten yang meraihnya hanya sedikit se Indonesia.

Walikota Baubau AS Thamrin yang ditemui usai menerima penghargaan tidak dapat menyembunyikan raut kegembiraannya. Thamrin yang didampingi sejumlah pejabat Pemkot Baubau mengatakan, pencapaian luar biasa tersebut tidak dapat diraih jika tidak ada kerjasama yang dilakukan oleh seluruh pihak.

[NEXT-FAJAR]

“Ini diperoleh karena adanya sinerginatas antar stakeholter pemkot, pengusaha, masyarakat dan semua pihak terkait. Kami semua bekerja keras, kerja cerdas dan ikhlas, hingga tercipta suasana kondisif, bersih, asri dan hijau. Sehingga semua dalam Kota Baubau yang kita rencanakan didukung oleh masyarakat. Ini (Piala Adipura) kan anugerah untuk Kota Baubau dan seluruh masyarakat,” jelas Thamrin.

Thamrin pun optimis bisa mempertahankan pencapaian tersebut. Bahkan, pihaknya akan terus mengembangkan dengan menjadikan Kota Baubau menjadi kota yang nyaman, aman, bersih, asri, hijau dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Tak hanya sosialisasi, upaya lain yang akan dilakukan Pemkot Baubau adalah dengan melakukan kompetisi kebersihan antar kelurahan dan sekolah-sekolah. Hal itu dilakukan agar suasana kompetisi sehat, asri, nyaman, bersih dan indah disemua titik mencapai tingkatan yang memenuhi syarat untuk penilaian.

Atas pencapaian ini pula, Thamrin telah mempersiapkan segala sesuatu untuk penyambutan rombongan dari Jakarta yang menerima Piala Adipura ini. Syukuran atas keberhasilan ini akan dilakukan dengan mengundan semua pihak terkait termasuk masyarakat Kota Baubau.

“Kami tentunya akan melakukan syukuran bersama dengan petugas kebersihan atas jerih payah mereka hingga piala ini bisa kami bawa pulang. Teman-teman juga akan melakukan penyambutan dan pialanya akan diarak keliling kota sebagai wujud kegembiraan,” tambah Thamrin yang didampingi Ketua DPRD Kota Baubau.

[baca juga: Ada Peluang Nur Alam Diperiksa? Ini Komentar KPK…]

[baca juga: Penyidik KPK Garap Sjafei Kahar 4 Jam di Polda Sultra]

Selain itu, mengingat piala ini adalah piala pertama yang diterima Kota Baubau, Thamrin telah memiliki rencana untuk mengabadikan piala tersebut dengan membangun tugu adipura. Tugu yang akan dibangun nantinya akan menjadi sejarah AS Thamrin yang sukses mempersembahkan Piala Adipura yang semakin sulit dalam proses penilaiannya.

“Rencananya akan dibikin tugu adipura, karena waktu yang dulu masih 17 tahun yang lalu tugu yang dibangun itu milik Kabupaten Buton. Untuk pembangunan tugu ini akan kita lakukan sayembara terkait dengan lokasi, model dan lainnya dari tugu tersebut. Didalam tugu itu juga akan disertakan nuansa kebersihan dan lainnya sebagai arti dari penghargaan yang diterima. Bagi yang juara, akan kami beri hadiah,” tutupnya. (***)

 

Click to comment
To Top