Kalau Bupati Gowa Mendatang Lebih Tua, Berati Regenerasi Tak Berjalan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kalau Bupati Gowa Mendatang Lebih Tua, Berati Regenerasi Tak Berjalan

FAJAR.CO.ID, GOWA – Mantan Wakil Bupati Gowa, Abbas Alauddin, mengatakan, perlunya regenerasi dalam kepemimpinan daerah. Atas dasar itu, menghadapi Pilkada serentak 2015, masyarakat Gowa diminta memilih calon yang jauh lebih muda dari bupati sebelumnya.

“Para pemuda selalu meneriakkan regenerasi kepemimpinan, makanya di pilkada Gowa kali ini, kita bawakan calon muda yang punya kemampuan, pengalaman dan kapabilitas yang mumpuni,” jelasnya, saat kampanye dialogis pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa nomor urut 5, Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio, di Kecamatan Bontonompo Selatan, Rabu 25 November.

Jika bupati terpilih mendatang lebih tua dari bupati sebelumnya, hal itu, menurut Abbas, sama dengan menghilangkan regenerasi kepemimpinan di Gowa. “Kalau bupati mendatang lebih tua, itu namanya tidak ada regenerasi,” jelasnya.

Masyarakat Gowa, kata Abbas, mesti berperan langsung dalam melakukan regenerasi kepemimpinan. “Sekarang saatnya masyarakat Gowa ikut terlibat dalam menghadirkan regenerasi kepemimpinan,” ungkapnya.

Kalau pemimpinnya sudah lanjut usia (Lansia), menurutnya, sangat memungkinkan tidak lagi bisa optimal melayanai rakyat. “Bahkan bisa jadi dia malah yang akan diurus, bukan lagi dia yang mengurus rakyat. Kita butuh pemimpin muda yang energik agar bisa melayani rakyat,” tegasnya.

Dari lima calon bupati, memang hanya Adnan yang usianya di bawah 60 tahun, yakni baru 30 tahun. Cabup nomor urut 1, Maddusila Andi Idjo misalnya sudah berusia 65 tahun. Sementara Tenri Olle Yasin Limpo sudah 61 tahun. (FAJARONLINE.COM)

Click to comment
To Top