Waduh, Suplai Air PDAM ke Jeneponto Dipersoalkan Legislator Bantaeng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Waduh, Suplai Air PDAM ke Jeneponto Dipersoalkan Legislator Bantaeng

FAJAR.CO.ID, BANTAENG – Sumber air bersih di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu yang dikelolah Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Darma Bantaeng, kembali di soal anggota DPRD. Pasalnya, air bersih tersebut sebagain akan di disribusikan ke Kabupaten Jeneponto.

Anggota DPRD asal daerah pemilihan Kecamatan Bissappu, HM. Said Samaleng mengaku menerima laporan dari warga, terkait sumber air Salluang yang dipermasalahkan warga karena sebagain air tersebut akan mengalir ke daerah lain.

Padahal diketahui warga Bissappu juga mengalami krisis air,” Kami secepatnya akan menijau langsung ke lapangan bersama rekan dewan lainnya, termasuk akan memanggil Dirut PDAM Bantaeng,” kata HM Said, Kamis 26 November.

Menurut dia, jika benar PDAM mendistribusikan sumber air dari Bendung Salluang ke daerah lain, itu sangat tidak dibenarkan. Apa lagi sekarang ini pengolahan air bersih Salluang, belum ada kesepakatan antara petani di empat Desa dan pihak PDAM.

“Saat ini PDAM hanya diberikan mengolah air tersebut selama pelaksanaan Porseni PGRI. Setelah itu, petani minta air dari irigasi Salluang akan ditinjau ulang. Jadi jangan coba-coba di distribusi ke tempat lain,” tegas Sekretaris Komici C ini.

Dia berjanji, jika benar PDAM Bantaeng distribusikan air ke daerah lain, maka komisi C segera melakukan tindak lanjut dengan mengeluarkan rekomendasi agar dihentikan karena sangat merugikan petani di wilayah itu, ” Warga di Bissappu saja mengalami krisis air, kenapa harus di salurkan ke tempat lain,” tandas HM. Said. (FAJARONLINE.COM/Mustaqim)

Makassar

Waduh, Suplai Air PDAM ke Jeneponto Dipersoalkan Legislator Bantaeng

FAJAR.CO.ID, BANTAENG – Sumber air bersih di Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu yang dikelolah Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Darma Bantaeng, kembali di soal anggota DPRD. Pasalnya, air bersih tersebut sebagain akan di disribusikan ke Kabupaten Jeneponto.

Anggota DPRD asal daerah pemilihan Kecamatan Bissappu, HM. Said Samaleng mengaku menerima laporan dari warga, terkait sumber air Salluang yang dipermasalahkan warga karena sebagain air tersebut akan mengalir ke daerah lain.

Padahal diketahui warga Bissappu juga mengalami krisis air,” Kami secepatnya akan menijau langsung ke lapangan bersama rekan dewan lainnya, termasuk akan memanggil Dirut PDAM Bantaeng,” kata HM Said, Kamis 26 November.

Menurut dia, jika benar PDAM mendistribusikan sumber air dari Bendung Salluang ke daerah lain, itu sangat tidak dibenarkan. Apa lagi sekarang ini pengolahan air bersih Salluang, belum ada kesepakatan antara petani di empat Desa dan pihak PDAM.

“Saat ini PDAM hanya diberikan mengolah air tersebut selama pelaksanaan Porseni PGRI. Setelah itu, petani minta air dari irigasi Salluang akan ditinjau ulang. Jadi jangan coba-coba di distribusi ke tempat lain,” tegas Sekretaris Komici C ini.

Dia berjanji, jika benar PDAM Bantaeng distribusikan air ke daerah lain, maka komisi C segera melakukan tindak lanjut dengan mengeluarkan rekomendasi agar dihentikan karena sangat merugikan petani di wilayah itu, ” Warga di Bissappu saja mengalami krisis air, kenapa harus di salurkan ke tempat lain,” tandas HM. Said. (FAJARONLINE.COM/Mustaqim)

To Top