14 Hari Diberi Tenggang Waktu Melunasi Tunggakan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

14 Hari Diberi Tenggang Waktu Melunasi Tunggakan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pertemuan yang dimediasi oleh Kapolda Sulselar, Irjen Pol Pudji Hartanto berlangsung sekira dua jam. Di ruang pola Mapolda Sulselbar, 26 November, malam.

Dalam pertemuan itu, pihak Kementerian PU RI diwakili Kepala Bagian Advokasi Kementerian PU, Yuli dan Kepala Sub Bagian Hukum Kementerian PU, Rezky Wahyu mempertemukan  pihak penerima ganti rugi lahan pembebasan lahan tol langsung dihadiri oleh ahli waris pemilik lahan masing-masing Syamsuddin Sammi dan Johny Aliksander serta tim kuasa hukumnya, Andi Amin Halim Tamatappi.

Pertemuan itu terkait sisa ganti rugi lahan pembebasan jalan tol reformasi Makassar sejak tahun 2001 hingga saat ini belum dibayarkan oleh Kementerian PU sebagai pengguna anggaran. “Tadi ‎(pihak PU) berjanji akan berusaha sekuat tenaga menyelesaikan masalah ini secara utuh, “terang Syamsuddin Sammi.

Namun demikian, ‎ahli waris melalui tim kuasa hukumnya, Andi Amin Halim Tamatappi mengatakan memberi pihak kementerian PU batas waktu selama 14 hari setelah dari pertemuan yang dilangsungkan tadi.

“Saya tegaskan 14 hari kedepan jika kementerian PU tak selesaikan sisa ganti rugi lahan ini saya resmi akan pidanakan karena telah mengabaikan putusan MA yang menegaskan agar kementerian PU segera membayarkan sisa ganti rugi lahan kami yang dijadikan sebagai lahan tol reformasi sebesar Rp 9 M tersebut, “tegasnya.

Kepala Sub Bagian Hukum Kementerian PU ‎RI, Rezky Wahyu ditemuiLiputan6.com usai pertemuan dengan ahli waris mengakui akan secepatnya menyampaikan hasil pertemuan kepada menteri dan dirjen.

“Janganlah sampai ada itu, saya pribadi secepatnya akan bekerja maksimal untuk menyelesaikan masalah ini dan menyampaikan ke pimpinan yakni Menteri dan Dirjen pulang dari sini ,”singkatnya. (FAJARONLINE.COM/mp03)

loading...
Click to comment
To Top