Buruh Bangunan Tewas Terjepit Molen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Buruh Bangunan Tewas Terjepit Molen

FAJAR.CO.ID, MANOKWARI – Aleksander Yewun (25) buruh bangunan yang bekerja di Pabrik Semen PT SDIC di Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat, ditemukan tewas, Kamis (26/11).

Radar Sorong (Jawa Pos Group) melaporkan, hasil penyelidikan sementara korban meninggal akibat terjepit mesin molen. Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari.

Kasat Reskrim AKP Hengky Kristanto Abadi membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi dan mengevakuasi korban.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah ada kelalaian pihak operator. Sebab, saat itu korban masuk tong mesin molen untuk melakukan pembersihan.

Namun beberapa saat kemudian mesin beroperasi, pegawai lainnya melihat ada darah yang keluar dari bagian pembuangan molen. “Kita masih dalami. Apakah ada kesengajaan atau benar-benar kelalaian,” tuturnya.

Hengky mengaku kesulitan melakukan oleh TKP. Sebab, mesin tersebut berada di bagian dalam. Karena itu akan dibongkar dulu atapnya.

Kalau ada kesengajaan ada pasal pembunuhan. Tapi kalau tidak sengaja akan masuk ke pasal kelalaian. Cuma masih lihat apakah kelalaiannya bisa dipidana.

Kapolres Manokwari AKBP Johnny Eddizon Isir menyatakan, sudah mendorong perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap jasad korban hingga pemakaman. “Termasuk prosesi pemakaman nanti,” tuturnya.

Kapolres juga meminta perusahaan tersebut memperhatikan keselamatan kerja karyawan. Sebab kejadian tersebut merupakan kejadian yang kedua.

Apalagi kasus yang pertama sama dengan kasus ini. Di mana korban meninggal akibat mesin pencampur semen tersebut. “Jangan sampai terulang lagi. Sebab ini kejadian yang kedua. Harus meningkatkan keamanan dan keselamatan,” tuturnya lagi. (sr/hsn/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Buruh Bangunan Tewas Terjepit Molen

FAJAR.CO.ID, MANOKWARI – Aleksander Yewun (25) buruh bangunan yang bekerja di Pabrik Semen PT SDIC di Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat, ditemukan tewas, Kamis (26/11).

Radar Sorong (Jawa Pos Group) melaporkan, hasil penyelidikan sementara korban meninggal akibat terjepit mesin molen. Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari.

Kasat Reskrim AKP Hengky Kristanto Abadi membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi dan mengevakuasi korban.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah ada kelalaian pihak operator. Sebab, saat itu korban masuk tong mesin molen untuk melakukan pembersihan.

Namun beberapa saat kemudian mesin beroperasi, pegawai lainnya melihat ada darah yang keluar dari bagian pembuangan molen. “Kita masih dalami. Apakah ada kesengajaan atau benar-benar kelalaian,” tuturnya.

Hengky mengaku kesulitan melakukan oleh TKP. Sebab, mesin tersebut berada di bagian dalam. Karena itu akan dibongkar dulu atapnya.

Kalau ada kesengajaan ada pasal pembunuhan. Tapi kalau tidak sengaja akan masuk ke pasal kelalaian. Cuma masih lihat apakah kelalaiannya bisa dipidana.

Kapolres Manokwari AKBP Johnny Eddizon Isir menyatakan, sudah mendorong perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap jasad korban hingga pemakaman. “Termasuk prosesi pemakaman nanti,” tuturnya.

Kapolres juga meminta perusahaan tersebut memperhatikan keselamatan kerja karyawan. Sebab kejadian tersebut merupakan kejadian yang kedua.

Apalagi kasus yang pertama sama dengan kasus ini. Di mana korban meninggal akibat mesin pencampur semen tersebut. “Jangan sampai terulang lagi. Sebab ini kejadian yang kedua. Harus meningkatkan keamanan dan keselamatan,” tuturnya lagi. (sr/hsn/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top