Cara Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Interest

Cara Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid

FAJAR.CO.ID – Ilmu menghitung masa subur dengan siklus haid sangat berguna bagi yang mau memakai KB alami.Ya, biasa disebut juga Pantang Berkala atau lebih dikenal dengan sistem kalender merupakan salah satu cara/metode kontrasepsi sederhana yang dapat dikerjakan sendiri oleh pasangan suami istri untuk merencanakan setiap kehamilan.

Karena siklus menstruasi pada tiap wanita tidak sama. Untuk itu sebelum menggunakan metode kalender ini perlu pengamatan minimal 6 bulan (6 kali siklus menstruasi. Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.

1. Rumus Umum (28 – 35 hari) Masa Subur = Hari Terakhir Haid /Menstruasi + 13 hari

Contoh : Jika hari terakhir mens adalah tangal 10 maka tanggal masa subur adalah tanggal 23, masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.

2. Rumus siklus haid teratur (28 hari)Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1Masa subur adalah hari ke 12 hingga hari ke 16. 

Contohnya: Anda haid mulai tanggal 9 Januari. Tanggal 9 Januari ini dihitung sebagai hari ke -1. Maka hari ke 12 jatuh pada tanggal 20 januari dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Januari. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Januari hingga tanggal 24 Januari.

Cara Menghitung Masa Subur Dengan Siklus Haid Waktu tidak subur wanita setelah haid
Ilustrasi Perhitungan masa Subur

3. Rumus siklus haid tidak teraturHari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh: Jika haid siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari, maka perhitungannya:26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid.

(Sumber : Walimah)

loading...
Click to comment
Interest

Cara Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid

FAJAR.CO.ID – Ilmu menghitung masa subur dengan siklus haid sangat berguna bagi yang mau memakai KB alami.Ya, biasa disebut juga Pantang Berkala atau lebih dikenal dengan sistem kalender merupakan salah satu cara/metode kontrasepsi sederhana yang dapat dikerjakan sendiri oleh pasangan suami istri untuk merencanakan setiap kehamilan.

Karena siklus menstruasi pada tiap wanita tidak sama. Untuk itu sebelum menggunakan metode kalender ini perlu pengamatan minimal 6 bulan (6 kali siklus menstruasi. Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.

1. Rumus Umum (28 – 35 hari) Masa Subur = Hari Terakhir Haid /Menstruasi + 13 hari

Contoh : Jika hari terakhir mens adalah tangal 10 maka tanggal masa subur adalah tanggal 23, masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.

2. Rumus siklus haid teratur (28 hari)Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1Masa subur adalah hari ke 12 hingga hari ke 16. 

Contohnya: Anda haid mulai tanggal 9 Januari. Tanggal 9 Januari ini dihitung sebagai hari ke -1. Maka hari ke 12 jatuh pada tanggal 20 januari dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Januari. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Januari hingga tanggal 24 Januari.

Cara Menghitung Masa Subur Dengan Siklus Haid Waktu tidak subur wanita setelah haid
Ilustrasi Perhitungan masa Subur

3. Rumus siklus haid tidak teraturHari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh: Jika haid siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari, maka perhitungannya:26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid.

(Sumber : Walimah)

loading...
Click to comment
To Top