GEMPAR! Puluhan Anak di Daerah Ini Tiba-Tiba Meninggal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

GEMPAR! Puluhan Anak di Daerah Ini Tiba-Tiba Meninggal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Puluhan anak balita di Distrik Mbuwa, Kabupaten Nduga, Papua dilaporkan meninggal secara mendadak. Hingga kini, belum diketahui pasti apa penyebab kematian anak-anak tersebut.

Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono membenarkan adanya kabar tersebut. Informasi disampaikan langsung oleh kepala dinas Provinsi Papua beberap waktu lalu.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Papua menyebut adanya kematian mendadak puluhan balita di wilayahnya. Kematian para balita ini diawali dengan sakit panas dan gangguan pernafasan hingga berujung meregang nyawa.

Gejala tersebut pun menggiring pada dugaan serangan wabah malaria. Akan tetapi, usai dilakukan tes darah hasil yang diperoleh justru negatif. Meski begitu, Anung mengatakan, kemungkinan terserang malaria masih ada. Sebab, pengambilan daraH untuk tes malaria memerlukan cara khusus. Seperti, waktu pengambilan darah yang harus malam hari. Jika tidak, maka hasil yang keluar akan terus negatif.

“Semua dugaan masih mungkin terjadi karena belum ada laporan resmi secara medisnya. Kepala dinas pun masih dalam perjalanan ke sana. Jadi belum ada kepastian soal jumlah dan penyebab,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin (26/11).

Menindaklanjuti kasus ini, Kemenkes langsung menerjunkan tim menuju Distrik Mbuwa. Tim terdiri dari surveiland, tim Dirjen Bina Gizi dan KIA, serta Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL). Mereka diberangkatkan sejak Rabu (25/11) dan tiba kemarin (26/11).

“Tim sudah berkoordinasi dengan dinkes dan sedang persiapan menuju distrik tersebut. Kita akan periksa mulai status gizi, kondisi anak-anak hingga lingkungan di sana. Kita harapkan besok (hari ini) sudah ada laporan,” ungkap Anung.

Terkait kasus ini, masyarakat Indonesia khususnya Papua dihimbau untuk senantiasa memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat. Kemudian, diminta untuk segera menghubungi petugas kesehatan setempat bila merasa tidak sehat. (mia/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top