Jadi Anggota MKD, Ridwan BAE Tinggalkan Banggar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Jadi Anggota MKD, Ridwan BAE Tinggalkan Banggar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPR RI asal Fraksi Golkar Ridwan BAE membantah dirinya merangkap jabatan di dua  alat kelengkapan dewan (AKD). Sebelumnya, memang Ridwan BAE menjabat sebagai anggota di Badan Anggaran (Banggar), namun sejak Kamis (26/11) Ridwan BAE dipindahkan ke AKD Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bersama dua anggota Fraksi Golkar lainnya.

Pemindahan ketiga anggota Fraksi Golkar ini kemudian memicu kritikan dari anggota DPR RI lainnya. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura, Sarifuddin Sudding menduga adanya kejanggalan terhadap tiga anggota baru di MKD tersebut. Sebab, ada dugaan pelanggaran tata tertib yang dilakukan ketiga anggota tersebut.

Dugaan pelanggaran yang dimaksud adalah pelanggaran tatib  yang tidak boleh merangkap di AKD dengan mengacu pada tatib pasal 8 ayat (1) yang disebutkan bahwa anggota dewan hanya dapat merangkap sebagai salah satu anggota di AKD yang bersifat tetap, kecuali Badan Musyawarah (Bamus).

[baca juga: Tiga Anggota Baru dari Fraksi Golkar di MKD Ini Diduga Langgar Tatib]

Menanggapi hal itu, Ridwan BAE yang dikonfirmasi Fajar.co.id menegaskan bahwa pergantian yang dilakukan oleh Fraksi Golkar sudah sesuai dengan aturan dan tatib yang berlaku.

“Sudding harus tahu bahwa Golkar itu bukan Fraksi baru di DPR. Tentunya sudah dijalankan dengan ketentuan dan yakinlah kami tidak akan melanggar ketentuan itu. Saya masuk di MKD tentunya juga saya sudah tinggalkan keanggotaan saya di Banggar, termasuk yang lainnya,” tegas Politisi asal Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, Sabtu (28/11).

Lebih lanjut, Ridwan BAE menegaskan, pergantian yang dilakukan merupakan penempatan biasa dengan maksud penyegaran kader-kader Golkar. Olehnya itu, dirinya kembali menegaskan kepada pihak-pihak lain agar jangan langsung mencurigai langkah yang diambil oleh Golkar tanpa mengetahui duduk perkaranya.

“Kalau kita masuk disana (MKD) memang dalam penempatan biasa, penyegaran kader itu hal yang biasa dilakukan. Jadi, Sudding jangan asal menuduh lah, kita juga di Golkar paham benar aturan-aturan yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, FPG pada Kamis (26/11) menarik tiga anggotanya di MKD. Yakni Hardisusilo, Budi Supriyanto dan Dadang S Muchtar. Selanjutnya, Golkar memasukkan Kahar Muzakir, Adies Kadir dan Ridwan Bae. (hrm)

To Top