Polisi Ungkap Alasan Tembak Mati Terduga Pemerkosaan JPO – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Polisi Ungkap Alasan Tembak Mati Terduga Pemerkosaan JPO

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jajaran Tim Resmob Polda Metro Jaya mengklaim pihaknya punya alasan kuat untuk menembak mati pelaku pemerkosaan dan perampokan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) jalan Arteri Pondok Indah, dekat ruko Pondok Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan berinisial ITH (29).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan pelaku saat hendak diamankan mengancam keselamatan petugas.

“Pelaku juga berada di bawah pengaruh minuman keras. Pelaku juga melakukan perlawanan, sebab saat itu pelaku membawa golok yang dapat mengancam keselamatan petugas,” kata Krishna saat dikonfirmasi, Jumat (27/11).

Peluru anggota polisi pun akhirnya bersarang di dada pelaku sebanyak dua butir. “Tindakan tegas kami adalah tembak di tempat, kami tembak di dada,” sambung Krishna.

Rencananya pihak Polda Metro akan menggelar rilis penangkapan itu di tempat kejadian perkara (TKP) siang ini. Namun, hal tersebut dibatalkan lantaran ITH tewas saat akan ditangkap. Kini jenazah ITF tengah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya diketahui kejadian tragis dialami wanita berinisal DN (23). Dia dirampok dan diperkosa di jembatan penyeberangan orang Ruko Pondok Indah, Jalan raya Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, insiden itu terjadi pada akhir pekan lalu (21/11) sekitar pukul 16.30 WIB. Pelaku yang berjumlah satu orang itu juga merampas uang dan ponsel milik korban.

“Pelaku langsung memojokan korban dan memperkosanya di atas jembatan,” katanya Selasa (24/11) saat dikonfirmasi.

Iqbal menjelaskan, peristiwa ini terjadi saat korban pulang dari balai diklat dan korban harus menyeberang melalui JPO itu. Saat berjalan, korban seorang diri dan di atas JPO juga tidak ada orang.

Dalam insiden itu, korban kehilangan uang tunai Rp 200 ribu dan sebuah ponsel iphone 5. Setelah kejadian korban meminta bantuan kepada warga yang memang lumayan jauh dari lokasi kejadian. Korban pun diantarkan oleh warga ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaporkan kasusnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top