Ridwan BAE: Tidak Ada Salahnya Kita Membela Setya Novanto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ridwan BAE: Tidak Ada Salahnya Kita Membela Setya Novanto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pergantian tiga orang anggota Mahkamah Kehormatn Dewan (MKD) dari Fraksi Partai Golkar memunculkan pertanyaan. Banyak yang menduga, pergantian tersebut dilakukan untuk mengamankan posisi Ketua DPR RI Setya Novanto yang juga dari Fraksi Partai Golkar.

Seperti yang diketahui, saat ini Setya Novanto tengah diproses oleh MKD atas laporan Menteri ESDM Sudirman Said. Laporan tersebut terkait dengan pencatutan nama Presiden Joko Widodo mengenai permintaan saham di PT Freeport Indonesia.

Namun, anggapan itu kemudian dibantah oleh Politikus Fraksi Partai Golkar Ridwan BAE. Pasalnya, Ridwan BAE merupakan salah satu dari tiga orang kader Golkar yang dipindahkan menjadi anggota MKD. Jabatan sebelumnya yang ditinggalkan Ridwan BAE di alat kelengkapan dewan (AKD) adalah sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).

“Kalau kita masuk disana (MKD) memang dalam penempatan biasa, penyegaran kader itu hal yang biasa dilakukan,” jelasnya.

[baca juga: Jadi Anggota MKD, Ridwan BAE Tinggalkan Banggar]

[baca juga: Apa Kabar Kasus Pilkada Buton? Ini Komentar KPK…]

[baca juga: Tiga Anggota Baru dari Fraksi Golkar di MKD Ini Diduga Langgar Tatib]

Mengenai persoalan yang tengah bergulir di MKD yang melibatkan Setya Novanto, Ridwan BAE kembali menegaskan akan menjalankan proses tersebut sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Namun, Ridwan BAE sendiri tak membantah jika pihaknya akan membela Setya Novanto nantinya.

“Kalau secara kebetulan bertepatan dengan masalah ini (Setya Novanto), tidak ada salahnya kita membela, tapi tentunya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, kita juga wajib untuk membela dia sebagai Ketua DPR, bukan hanya sekedar kader Partai Golkar,” tambahnya.

Meski demikian, jika prosesnya yang dilakukan menemukan bahwa Setya Novanto terbukti bersalah dalam kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo, maka Ridwan BAE menegaskan Partai Golkar akan menjadi pihak yang terdepan untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Kalau dia (Setya Novanto) terbukti bersalah, kita jadi orang pertama juga yang akan memprosesnya. Tapi, selama belum terbukti, maka tidak ada salahnya kita bela Ketua DPR,” tandasnya. (hrm)

Click to comment
To Top