Ada Ancaman Teroris di Istana, Begini Komentar Kapolri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ada Ancaman Teroris di Istana, Begini Komentar Kapolri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pihak Polri merespons dan tidak menganggap remeh ancaman berupa video rekaman yang diduga suara gembong teroris Santoso yang mengancam akan menyerang Polda Metro Jaya dan Istana Merdeka.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku telah memerintahkan kepada anggotanya melalui para Kepala Satuan Wilayah untuk memperketat pengamanan di setiap daerahnya. Pengamanan yang dimaksud yakni mempertebal pasukan di setiap pintu masuk daerahnya serta memeriksa masyarakat yang masuk ke markas komando hingga melakukan patroli.

“Hampir semuanya diperketat, di setiap markas kepolisian,” ucap Badrodin saat dihubungi Minggu (29/11).

Saat ditanya apakah pengamanan ketat dilakukan di setiap mako lantaran sudah adanya ancaman yang diterima Polri, Jenderal bintang empat ini menjawab secara diplomatis. “Begini, ancaman itu setiap saat ada jadi kita harus antisipasi. ‎Setiap titik rawan. Kita tidak bisa berfikir disini aman, disana tidak. Inisitif serangan mereka itu ada di tangan mereka,” tegas Badrodin.

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya mendapatkan ancaman akan dihancurkan. Pesan bermakna ancaman itu disampaikan oleh gembong terorisme, Santoso melalui ‎sebuah video berisi rekaman suara yang beredar di media sosial Facebook.

Rekaman ini turut diunggah oleh akun bernama Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo. Di video, tercantum tulisan ‘Seruan Sang Komandan, Abu Wardah Asy-Syarqi’. Selain itu ada juga kibaran bendera ISIS di bagian kiri gambar, dan sosok seorang pria yang diduga komandan kelompok Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah.

Sebelumnya pada 7 Juli 2013 silam, Santoso juga mengeluarkan ancaman pada Densus 88. Kala itu, seruan ancaman untuk melawan pasukan antiteror Polri dilakukan melalui Youtube. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top