Final Danau Toba Cup Diwarnai Kericuhan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Sport

Final Danau Toba Cup Diwarnai Kericuhan

FAJAR.CO.ID, TARUTUNG – Laga final Turnamen Sepakbola Danau Toba Cup 2015 yang mempertemukan PS Dairi vs Perstu di Lapangan Sepakbola Tarutung, Minggu (29/11) sore diwarnai keributan. Laga yang sempat diwarnai aksi protes dari tim PS Dairi atas keputusan wasit Ferdinan itu berakhir dengan drama adu penalti 6-3 untuk PS Dairi.

Pada laga yang dibuka dengan kick off oleh Deputi Kemenpora RI Bosar Napitupulu itu, PS Dairi lebih dulu mencetak gol oleh Yoga Sembiring (nomor punggung 16) di babak awal. Gol pembuka kemenangan itu berbuah dari kemelut di depan gawang Perstu.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Jelang pluit babak pertama ditiup wasit, pemain Perstu Saut Hutapea (NP 18), berhasil menggoyang gawang PS Dairi dengan tendangan menjurus dari luar kotak pinalti.  Babak pertama itu dilewati dengan skor imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, tempo dan tensi permainan memanas lebih tinggi. Tepat pada menit ke 25, wasit meniup pluit terjadinya pelanggaran oleh pemain PS Dairi di depan kotak penalti gawang Perstu. Bahkan pemain yang melakukan pelanggaran itu, Lion Sihombing (NP 5), diberi sanksi tegas kartu merah oleh wasit, karena menendang kepala pemain lawan.

Tendangan bebas dari pelanggaran itu menciptakan kemelut di depan gawang PS Dairi, yang kemudian berbuah gol kedua bagi keunggulan sementara Perstu menjadi 2-1, atas sontekan kaki pemain Nikolas (NP 55).

Laga pun dilanjutkan, namun di tengah permainan, beberapa orang dari tim manajerial PS Dairi melakukan aksi protes dengan masuk ke lapangan. Mereka tidak puas dengan sikap dan keputusan wasit Ferdinan yang dituding memihak ke Perstu.

Permainan sempat dihentikan sementara selama beberapa menit. Para pemain dan manager PS Dairi protes dan meminta wasit Ferdinan diganti. Pemain mereka bahkan sempat diarahkan untuk walkout (WO) dari lapangan. Petugas keamanan dan panitia sempat kelimpungan menenangkan aksi protes emosional dari kubuh PS Dairi itu.

“Perjanjiannya dengan panitia itu wasitnya dari Pangdam. Kenapa tidak dilaksanakan. Kita mau membina atau membinasakan sepakbola ini,” teriak Manager PS Dairi Hapertius Zagoto, memprotes hakim pertandingan itu.

loading...
Click to comment
To Top