Geram Dituding Kontraktor Hitam, PHM Cari Bos CPI dan PT LSI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Geram Dituding Kontraktor Hitam, PHM Cari Bos CPI dan PT LSI

FAJAR.CO.ID, BONTANG — ‎Selebaran kampanye hitam yang diedarkan relawan Adi-Isro dan orang yang mengaku dari Citra Publik Indonesia (CPI), salah satu anak perusahaan PT Lingkaran Survei Indonesia, menyulut kemarahan warga Bontang. Betapa tidak, dalam selebaran yang diedarkan, mereka menyebut Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) sebagai kontraktor hitam.

“Saya akan minta CPI-PT LSI ini bertanggung jawab secara hukum. Tudingan PHM sebagai kontraktor hitam itu harus dibuktikan,” ujar pendiri PHM, Haji Udin Mulyono, Senin malam, 30 November di Bontang.

Menurut dia, apa‎ yang dituduhkan tersebut sangat menyakitkan. Oleh karena itu, sangat wajar jika orang-orang PHM, termasuk dirinya meminta pertanggungjawaban.

“Orang-orang saya, teman-teman di PHM itu sudah cari kemana-mana. Katanya ada yang nama Anggoro sebagai otak dari selebaran tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, warga PHM itu tidak sedikit. Juga berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ia juga tidak bisa menjamin semua warganya tidak akan bertindak di luar kendali jika menemukan pelaku pembuat dan penyebar selebaran tersebut.

“Saya pribadi sudah menyampaikan ke teman-teman untuk tetap tenang dan kita akan tuntut berdasarkan hukum,” ujarnya.

Menanggapi ini, Bunda Neni meminta agar semua pihak bisa menahan diri. “Kami meminta agar tim dari sebelah bekerja di atas rel hukum. Jangan memancing keadaan,” pinta Bunda Neni.

(Baca: Warga Bontang Tolak Pemimpin Pembohong, Korup, dan Nepotisme)

(Baca: Bontang Butuh pemimpin Peduli)
(Baca: Besar Peluang Menang, Golkar hanya Dukung Neni-Basri)

Ketua Panwaslu Bontang, Agus S membenarkan ada lima orang yang diduga sebagai pelaku kampanye hitam dan politik uang. “Kami sudah periksa dan proses laporannya. Sementara ini kami belum bisa memberikan kesimpulan. Masih akan dikaji lebih dalam,” kata Agus.

Agus membenarkan para pelaku mengaku orang dari CPI. Sasmoko mengaku sebagai supervisor CPI, Tino Aditia Angga mengaku sebagai bendahara, swrta Effendi Jaya hambali sebagai relawan. Agus menyebut dua nama lain sebagai sopir. (*/ysd)

(Baca juga: Bunda Neni Kawatir Ada Politik Uang)

(Baca juga: Bekerja Untuk Adi-Isro, Tim Nebas Amankan Pelaku Money Politik)

loading...
Click to comment
To Top