Pelaku Politik Uang Mengaku Juga Siapkan Uang untuk Panwaslu-KPU – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Pelaku Politik Uang Mengaku Juga Siapkan Uang untuk Panwaslu-KPU

BONTANG, FAJAR — Ada fakta menarik terungkap dari tertangkapnya lima pelaku money politics dan pengedar black campaign di Bontang. Selain menyiapkan untuk dibagi ke warga, tim yang bekerja untuk memenangkan pasangan nomor urut 1, Adi-Isro, ini juga menyiapkan anggaran untuk penyelenggara.

Ada jatah untuk Panwaslu dan Komisi Pemilihan Umum. Tapi nilainya hanya Rp6 juta masing-masing untuk dua lembaga penyelenggara. Fakta ini terungkap saat pemeriksaan di Panwaslu, Senin, 30 November. Dari mulut pelaku, terungkap bahwa ada anggaran yang sudah disiapkan untuk ditransfer ke Panwaslu dan KPU.

Tim Bunda Neni-Basri Rase yang mendengar pengakuan tersebut langsung mengklarifikasi ke Panwaslu yang memeriksa pelaku. Sebab, dikhawatirkan, pemberian juga sudah dilakukan sebelum-sebelumnya. Beruntung, Panwaslu langsung mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah menerima sepeser pun.

“Pengakuan yang disampaikan pelaku ini patut diklarifikasi. Jangan sampai selama ini sudah jalan maintenance. Itu bahaya bagi para penyelenggara ini,” ungkap aktivis Pusat Hubungan Masyarakat, PHM yang ikut memantau jalannya pemeriksaan.

(Baca: Bekerja untuk Adi-Isro, Pelaku Money Politik Diamankan oleh Tim Nebas)

(Baca juga: Geram Dituding Kontraktor Hitam, PHM Cari Bos CPI dan PT LSI) 

Sementara itu, Tim nomor urut 2 terus melakukan patroli untuk menangkal pelaku black campaign dan money politics. Patroli ini dilakukan dengan menggalang warga di masing-masing wilayah.

 

[NEXT-FAJAR]

Koordinator Satgas Anti Money Politics dan Black Campaign, Kahar Kalam menegaskan, dirinya tidak akan tinggal diam jika ada yang mau mencoba melakukan kecurangan. “Kami tidak akan main-main. Kami sudah buktikan dengan menangkap lima pelaku,” ujarnya.

Kahar Alam mengaku sudah tahu masih ada lagi logistik yang menuju Bontang dan intrik lain yang siap dilakukan lawan untuk memenangkan Pilkada.  Oleh karena itu, bersama timnya, sudah siap untuk mengantisipasi. “Pokoknya jangan main-main karena saya pasti bertindak,” tegasnya.

(Baca: Nurdin Halid: Kader Golkar Dukung Bunda Neni)

(Basri Rase: Mau Bontang Berubah? Gabung dengan Nebas Saja)

(Bunda Neni Khawatir Ada Politik Uang)

Ketua Panwaslu Kota Bontang, Agus S, membenarkan adanya anggaran yang sudah disiapkan pelaku Money Politics bernama Sasmoko, yang ditangkap bersama dengan 4 rekannya.. “Di dalam buku perencanaan pembiayaan itu memang mereka cantumkan ada dana masing-masing Rp6 juta yang disiapkan untuk KPU dan Panwaslu jika akhirnya ada masalah dalam aksi mereka,” tegas Agus. (ysd)

To Top