Sudirman Said: Pak Setya Novanto Ini Bisa Mengatur Banyak Hal yang Bukan Urusannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Sudirman Said: Pak Setya Novanto Ini Bisa Mengatur Banyak Hal yang Bukan Urusannya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI mulai bersidang, Rabu (2/12). Pada sidang perdana dengan kasus “Papa Minta Saham” yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto dengan pengusaha Reza Chalid menghadirkan Menteri ESDM Sudirman Said.

Agenda sidang tersebut meminta keterangan Menteri ESDM Sudirman Said terkait isi rekaman yang dilaporkannya ke MKD dua pekan lalu.

Menteri ESDM Sudirman Said yang hadir memenuhi panggilan sidang MKD datang lebih awal dari waktu yang ditentukan pukul 13.00 WIB dengan mengenakan baju kemeja putih.

Sebelum mengikuti sidang MKD, Sudirman Said terlebih dahulu melakukan ibadah salat dhuhur di ruang tunggu Majelis Kehormatan Dewan.

Dalam persidangan tersebut Menteri ESDM Sudirman Said buka-bukaan soal pencatunan nama Presiden dan Wapres oleh Ketua DPR Setya Novanto di sidang MKD. Sudirman mengungkap Novanto seolah-olah jadi pengatur.

“Kalau yang mulia mendengar seluruh rekaman maka akan ada suasana di mana seolah-olah Pak Setya Novanto ini bisa mengatur banyak hal yang bukan urusannya,” kata Sudirman dalam sidang MKD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

[baca juga: Bakal Dipanggil MKD, JK: Kami Tidak Terlibat…]

[baca juga: Sudirman Said Beberkan Alasan Laporkan Ulah Papa Novanto]

[baca juga: Golkar Cs Kalah Voting, Kasus Papa Minta Saham Dilanjutkan]

[baca juga: TERUNGKAP! Ini Nama-Nama yang Membela Papa Novanto]

Pada kesempatan itu pula Sudirman Said menyerahkan bukti-bukti dokumen kepada pimpinan MKD dalam map putih. Anggota MKD dari Hanura Sarifuddin Sudding pun mendorong agar sidang memperdengarkan seluruh rekaman utuh. “Saya minta diputar sekarang pimpinan supaya jelas semuanya,” katanya.

Namun pimpinan sidang menjawab rekaman akan diputar setelah semua anggota MKD menyampaikan pertanyaan-pertanyaan. “Diputar nanti ya setelah semua selesai mengajukan pertanyaan secara to the point,” katanya.

Sidang MKD ini kembali akan dilanjutkan, Kamis (3/12). Dengan jadwal akan memeriksa Presdir Freeport Maroef Syamsoedin dan Pengusaha Reza Chalid. Setelah memanggil para pihak, selanjutnya akan memeriksa Setya Novanto. Novanto diduga melakukan pelanggaran kode etik atas kasus itu. (idr-fmc)

loading...
Click to comment
To Top