Motif Penembakan Brutal Belum Diketahui – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Internasional

Motif Penembakan Brutal Belum Diketahui

FAJAR.CO.ID, CALIFORNIA – Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengecam penembakan di pusat layanan bagi penyandang cacat atau disabilitas, San Bernardino, Rabu (2/12). Ia juga menyampaikan rasa duka pada keluarga korban. 14 orang dilaporkan tewas, sementara puluhan lainnya terluka.

”Kami belum mendapat banyak laporan. Atas jatuhnya korban, kami sampaikan rasa duka cita yang mendalam pada keluarga,” kata Obama dilansir the independent.

Hingga saat ini kata Obama, aparat keamanan akan berupaya mencari motif di balik aksi brutal tersebut. Diketahui satu dari tiga pelaku berkulit putih berhasil ditembak. ”Kita belum mengetahui motif di balik peristiwa ini. Namun kita tahu bahwa sudah seharusnya aturan kepemilikan senjata api diatur jelas, untuk membuat rakyat Amerika lebih aman,” kata Obama.

[baca juga: Fasilitas Penyandang Cacat Diberondong Penembak Brutal, 14 Nyawa Melayang]

Penembakan di Amerika akhir-akhir ini memang meningkat. Dalam lima bulan terakhir, beberapa peristiwa penembakan memakan korban jiwa yang tak sedikit. Kandidat calon presiden Amerika, Hillary Clinton juga langsung bereaksi atas kejadian ini.

”Kejadian ini sangat tidak normal dan kita harus mengambil tindakan sekarang untuk kejahatan senjata api,” katanya.

Sepekan sebelumnya, seorang penembak menewaskan tiga orang dan melukai sembilan lainnya dalam penembakan membabibuta di klinik Planned Parenthood di Colorado Springs, Colorado.

Pada bulan Oktober, seorang penembak membunuh sembilan orang di sebuah kampus di Oregon. Sedangkan pada bulan Juni seorang penembak kulit putih membunuh sembilan jemaat gereja kulit hitam di South Carolina. (afz/JPG)

loading...
Click to comment
To Top