Orangtua Sedang di Malaysia, Ketika Bripda Ricky Tembak Diri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Orangtua Sedang di Malaysia, Ketika Bripda Ricky Tembak Diri

FAJAR.CO.ID, MAMUJU–Kematian tragis Bripda Ricky Ricardo yang memilih mengakhiri nyawanya lewat peluru ini menyisakan banyak kesedihan di kalangan teman dan
kerabat anggota kepolisian Polres Mamuju Sulbar ini. Maklum, dua sejoli ini ternyata sudah sangat akrap.

Hendra Pradana Tang, saudara sepupu Ricky, menuturkan, Saat kejadian orangtua Bripda Ricky ternyata sedang berada berobat di Malaysia. Menurut Hendra, bapak Ricky sakit dan ibunya menyusul ke Malaysia.

keluarga dari keduanya sudah saling mengenal satu sama lainnya. Selama ini, kata Hendra, hubungan kedua keluarga tidak pernah bermasalah.

“Bahkan jika ada kesempatan, Ricky sering diajak ke rumah orang tua Fitria di Pangkep. Hubungan keluarga Fitri dan keluarga kami baik-baik saja. Makanya kami terkejut dengan
kejadian ini,” aku Hendra.

 

Ricky yang pernah menjadi ajudan Kapolres Mamuju saat dijabat AKBP Darwis Rincing, ditemukan dalam mobil Honda Brio bernomor polisi DC 37 RR, pukul 11.00 Wita bersimbah darah. Lokasinya di depan Kompleks Rumah Adat di Jalan KS Tubun, Mamuju. Di tempat itu, ditemukan Bripda Fitria Indrawati dalam kondisi shock. Fitria tak lain kekasih Ricky.

Dalam kondisi kritis, Ricky kemudian dilarikan ke RS Mitra Manakarra. Usai dilakukan pemeriksaan medis, dokter ahli bedah di RS Mitra Manakara, dr Jumadil Syam mengatakan, di kepala korban bersarang sebuah proyektil.

Setelah menstabilkan kondisinya, atas saran Jumadil, korban dirujuk ke Makassar, untuk mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara. Korban pun dilarikan ke Makassar pada pukul 12.15 Wita.

“Masih ada proyektil di kepalanya (Ricky, red). Makanya kami putuskan agar pasien dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Jumadil. (Marzuki/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top