Begini Cara BPBD Enrekang Kurangi Risiko Bencana – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Begini Cara BPBD Enrekang Kurangi Risiko Bencana

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Kabupaten Enrekang merupakan salah satu daerah di Sulsel yang rawan terhadap bencana. Kondisi geografi dan topografi di wilayah yang 80 persen terdiri dari perbukitan dan pegunungan, sedangkan daratan serta kondisi landai hanya sekitar 20 persen.

Kondisi ini memungkinkan wilayah kabupaten Enrekang rawan terhadap bencana tanah longsor dan banjir, disamping angin puting beliung yang sering menimpa warga masyarakat sebagai dampak dari perubahan iklim yang ekstrim.

Menyadari akan kondisi tersebut, maka pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun 2015 ini, telah melakukan berbagai upaya nyata dan strategis, dalam rangka Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

Kegiatan yang sudah dilakukan antara lain pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB), melakukan sosialisasi dan penyuluhan, baik melalui interaksi langsung dengan masyarakat, maupun melalui berbagai media seperti poster, brosur, spanduk dan baliho.

Untuk kegiatan pembentukan Forum PRB, melibatkan seluruh unsur terkait yang ada di Kabupaten Enrekang. Sementara, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di tingkat sekolah lanjutan tingkat pertama, serta membentuk Kelompok Masyarakat Penanggulangan Bencana (KMPB) di desa-desa. Sedangkan penyebaran informasi melalui poster, brosur, spanduk dan baliho dibagikan di 12 kecamatan dan 129 desa/kelurahan.

“Tujuan kegiatan ini adalah agar masyarakat memahami apa itu bencana, apa penyebabnya terjadinya bencana, serta bagaimana cara agar terhindar dari bencana,” jelas Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Enrekang, Abdul Rahman Waris, Jumat 4 Desember 2015.

Selain untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap kebencanaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Sasaran kita adalah mewujudkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana di Kabupaten Enrekang, serta memasyarakatkan upaya penanggulangan bencana di setiap elemen masyarakat di Kabupaten Enrekang,” lanjut Rahman Waris.

Selama kegiatan berlangsung, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan serta masyarakat menyambut baik upaya ini.

“Kegiatan seperti ini akan memberikan informasi bagi masyarakat akan pentingnya mengetahui apa itu bencana, kenapa bencana bisa terjadi, serta apa upaya yang dilakukan bilamana bencana terjadi pada diri kita, keluarga kita atau masyarakat,” kata Muh. Arsum, Kepala Desa Taulan Kecamatan Cendana. (Yusriadi/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top