Makin Anarkis, Polisi Bakal Hentikan Kongres HMI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Makin Anarkis, Polisi Bakal Hentikan Kongres HMI

FAJAR.CO.ID, PEKANBARU – Kongres HMI ke 29 yang digelar di Pekanbaru, Riau, benar-benar kacau balau. Sejak awal penyelenggaraan kongres, massa HMI sudah menimbulkan keresahan di masyarakat tuan rumah.

Baru saja menginjakkan kaki di bumi bertuah-sebutan Provinsi Riau – massa HMI dari Sulawesi sudah berbuat onar dengan menutup jalan. Mereka kemudian merusak halte busway dan sarana prasarana di arena Kongres.

Tak cukup sampai disitu, pecah berbagai aksi kerusuhan beruntun yang terjadi hampir setiap hari penyelenggaraan Kongres. Pada rusuh kesekian, seorang mahasiswa panitia lokal harus mendapatkan perawatan setelah ditusuk dari belakang. Sementara beberapa orang lainnya mengalami luka-luka karena bentrok.

Polresta Pekanbaru lantas menggelar razia. Mengejutkan, dari massa HMI ditemukan berbagai senjata tajam hingga senjata api rakitan. Bahkan polisi juga menemukan bungkus narkoba. Sekitar 8 mahasiswa ditetapkan berstatus tersangka.

Meski begitu kongres HMI tetap berlanjut, tentunya dengan penjagaan super ketat. Namun sepertinya ulah massa HMI tak juga kunjung berhenti. Puncaknya, Jumat (4/12) dini hari hingga pagi, pecah kembali kerusuhan di arena kongres. Massa HMI bahkan saling pukul dan lempar batu.

Polisi dibuat harus berjibaku. Saat dikeluarkan tembakan peringatan, mahasiswa bukannya terlerai malah menyerang polisi dengan batu. Arus lalu lintas pagi ini di jalan Sudirman Pekanbaru menjadi sangat terganggu.

Dengan berbagai aksi kerusuhan, yang menjurus pada merusak, merusuh dan menjarah, polisi pun berencana untuk menghentikan Kongres HMI ke 29 secara permanen.

“Kita sudah membahas dengan pimpinan yaitu bapak Kapolres agar Kongres HMI dibatalkan,” ucap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Jumat (4/12) di lokasi terjadinya konflik.

[NEXT-FAJAR]

Rekomendasi yang ingin diberikan pihak Polresta Pekanbaru bukanlah tidak beralasan, selama Kongres HMI berlansung beberapa tindakan kriminalitas seperti penganiayaan, pengrusakan, serta penjarahan dilakukan oleh massa.

“Kita sudah mempertimbangkannya, dan hasil dari analisa kita selama beberapa kali, konflik terjadi bukanlah lagi berawal dari Kongres, tetapi sudah melebar ke konflik di luar materi kongres,” kata Putut.

[baca juga: PARAH!  Barang Pedagang Dirusak dan Dicuri Massa HMI]

[baca juga: Hadeh, Kongres HMI Ricuh Lagi]

Dikatakan lebih jauh oleh perwira berpangkat melati dua ini, bahwa dengan banyaknya bentrokan yang terjadi sesama mahasiswa HMI selama kongres berlangsung, sangat berpengaruh besar terhadap reaksi masyarakat Pekanbaru untuk melakukan tindakan di luar batas.

“Kita juga mempertimbangkan keselamatan para mahasiswa yang melakukan kongres dan datang ke Pekanbaru. Pasalnya dengan adanya aksi di luar batas ini sudah memancing masyarakat Pekanbaru. Karena bentrokan selama ini benar-benar sangat menganggu masyarakat,” tutup Putut. (afz/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top